Meluruskan Persepsi Makna Sunah Malam Jumat

Dina Prihatini, Jurnalis
Jum'at 05 Januari 2018 04:05 WIB
Ilustrasi (Foto: Soundvision)
Share :

HARI Jumat merupakan sayyidul ayyam, rajanya hari. Di waktu ini Allah SWT telah menurunkan banyak keutamaan dan memerintahkan para hambanya untuk memperbanyak ibadah wajib dan sunah.

Salah satu amalan wajib yang diperintahkan Allah kepada kaum muslimin adalah melaksanakan salat Jumat. Allah SWT telah berfirman dalam Surah Al Jumu'ah ayat 9-10

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِن يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ (9)

فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِن فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَّعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ (10)

Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan salat pada hari Jumat, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. Apabila salat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di bumi; carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung. (Q.S. al-Jumuah [62]: 9–10)

Mengenai keutamaan hari Jumat, Rasulullah SAW bersabda,”Sebaik-baiknya hari yang padanya terbit matahari adalah hari Jumat, pada hari itu saat diciptakannya Adam, dimasukkannya ke dalam surga dan dikeluarkan dari surga (HR Muslim Nomor 854)

Dalam riwayat lainnya, dari Abu Hurairah RA Rasulullah SAW bersabda, barangsiapa yang berwudlu lalu ia membaguskan wudhunya kemudian datang untuk salat Jumat kemudian ia mendengarkan khutbahnya dan diam pasti diampuni dosa-dosanya yang ada antara Jumat dan Jumat berikutnya dan ditambah tiga hari dan barang siapa yang memegang kerikil sungguh ia telah sia-sia. (HR Muslim nomor 857).

Dari sandaran di atas, tak heran seluruh umat muslim sangat begitu mencintai hari Jumat. Kedatangannya selalu dinanti dan disambut dengan ragam ibadah wajib maupun sunah. Namun, ada persepsi keliru tentang hari Jumat, mengenai malamnya sering orang berkata,"Ini malam Jumat lho, siap-siap yang punya istri sunah rasul.”

"Padahal, tidak begitu adanya, malah terkesan sunah rasul hanya berkaitan hal begituan, saya fikir ini sangat tidak bijak," jelas Ustadz Zein Muchsin kepada Okezone.

Sunah yang dimaksud lebih tepatnya menurut Ustadz Zein Muchsin adalah memperbanyak istighfar, dzikir, bersalawat dan sedekah. Sebagaimana ucapan Nabi Muhammad SAW bahwa hari Jumat adalah sayyidul ayyam serta hari lebarannya orang miskin, maka hari Jumat disebut hari penuh barakah.

Khusus mengenai sedekah yang sangat dianjurkan dilakukan terutama pada hari Jumat, Ustadz Zein Muchsin menjelaskan bahwa hal tersebut adalah bentuk ketaatan kepada Allah SWT.

Ustadz Zein Muchsin menceritakan kisah, suatu hari di saat Rasulullah SAW selesai salat berjamaah bersama para sahabat, tiba-tiba beliau terburu-buru keluar dari masjid, seakan-akan ada hal yang sangat penting untuk segera direalisasikan.

Sahabat terheran-heran karena hal itu tidak biasa dilakukan beliau dan setelah beberapa lama menunggu kemudian beliau datang pada sahabat yang masih menunggu di dalam masjid.

Dalam keadaan heran, kemudian salah satu sahabat memberanikan diri bertanya ;Ya Rasulullah, maafkan kelancangan kami bertanya, Rasul menjawab: apa pertanyaanmu? Anda barusan begitu terburu-buru keluar dari masjid seakan ada hal penting.

Ya betul jawab beliau, tadi aku lupa sebelum salat ada 2 dirham dalam saku bajuku yang belum habis aku bagi (sedekahkan), maka aku segera membaginya karena khawatir menjadi beban bagiku.

“Subhaanallah, 2 dirham itu hanya Rp4 ribu, tapi beliau malah takut menjadi beban bagiku, Masya Allah,” ujarnya.

Lantas apa sedekah yang paling baik? Ustadz Zein Muchsin menjelaskan, sedekah yang paling baik adalah disaat kita dalam keadaan sempit lalu memberikan bantuan kepada saudara yang kesusahan.

“Itu juga sedekah sebab menjauhkan dan menyelamatkan saudara dari pinjaman utang yang menjadi riba. Hakikat sedekah adalah meringankan kesulitan dan beban orang lain,” ulasnya.

(Baca Juga: Cermati Amalan Utama di Hari Jumat, Kebaikannya Sangat Besar)

Namun tak selamanya sedekah berhubungan dengan materi. Rasulullah SAW bersabda. "Kamu menyingkirkan batu, tulang dan duri dari jalan adalah sedekah bagimu” (HR Bukhari).

Beliau juga bersabda: Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah. (HR.Turmudzi dalam kitab Sunan Turmudzi)

(Muhammad Saifullah )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya