Gunung Kemukus, Masihkah Objek Wisata Ziarah Ini Jadi Tempat Ritual Seks?

Agregasi Solopos, Jurnalis
Rabu 03 Januari 2018 13:38 WIB
Kawasan Gunung Kemukus
Share :

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sragen Tasripin saat ditanya terkait evaluasi penertiban Gunung Kemukus tidak merespons. Sementara itu, Wabup Sragen Dedy Endriyatno saat ditemui di ruang kerjanya, juga memilih tutup mulut terkait rencana selanjutnya.

Dedy menyampaikan, kondisi Gunung Kemukus sekarang sudah berkurang secara signifikan. Kemaksiatan di Gunung Kemukus sekarang sudah berkurang signifikan. Pemkab masih konsisten menata Gunung Kemukus menjadi wisata religi,” ujarnya seraya mengakui target pembersihan prostitusi dan kemaksiatan di Gunung Kemukus memang meleset.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sragen Abdullah Affandi menyatakan MUI tetap mendukung komitmen Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati untuk menutup prostitusi dan kemaksiatan di Gunung Kemukus. Abdullah menyampaikan praktik prostitusi itu menjadi sumber penularan penyakit HIV/AIDS di Sragen yang jumlah pengungkapan kasusnya terbanyak di Soloraya.

“MUI berharap Bupati Sragen tetap konsisten untuk menutup prostitusi dan kemaksiatan di Kemukus. Yang bisa menutup prostitusi dan kemaksiatan itu hanya pemerintah karena pemerintah yang memiliki aparat. Ormas [organisasi kemasyarakatan] berdasarkan undang-undang tidak bisa menutup,” ujarnya.

(Risna Nur Rahayu)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya