Gunung Kemukus, Masihkah Objek Wisata Ziarah Ini Jadi Tempat Ritual Seks?

Agregasi Solopos, Jurnalis
Rabu 03 Januari 2018 13:38 WIB
Kawasan Gunung Kemukus
Share :

SRAGEN - Masih ingat dengan Gunung Kemukus? Gunung di Dese Pendem, Kecematan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah ini tenar, setelah terbongkar adanya praktik prostitusi berdalih kegiatan ziarah.

Ternyata, ritual seks objek wisata religi Gunung Kemukus, yang ditargetkan bersih pada akhir Desember 2017 oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen meleset. Hingga awal Januari 2018, Pemerintah Desa Pendem mencatat praktik kemaksiatan masih tersisa 30%.

Persoalan pembersihan prostitusi dan kemaksiatan Gunung Kemukus itu sempat menjadi pembahasan serius dalam rapat terbatas (ratas) yang dipimpin Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati di ruang kerjanya, kemarin. Rapat tersebut dihadiri Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno, Sekretaris Daerah (Sekda) Tatag Prabawanto, Asisten Sekretariat Daerah (Setda), Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sragen Dwiyanto, dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Sragen Tugiyono.

“Gunung Kemukus sekarang mati suri. Kalau mau lihat ayo lihat ke lokasi. Ya, target dari Bupati meleset. Mestinya bersih pada akhir Desember lalu. Tetapi sampai sekarang masih ada aktivitas kemaksiatan di Gunung Kemukus. Kalau 30% masih ada,” ujar Kepala Desa Pendem, Herdiana, saat dihubungi Solopos.com, kemarin.

Herdiana menyampaikan, jika dibandingkan sebelum ada tindakan Pemkab Sragen, praktik kemaksiatan memang saat ini sudah berkurang cukup banyak. Dia mengatakan masih beberapa warga binaan, termasuk para pengelola karaoke juga masih ada. Dia menilai penertiban oleh aparat belum begitu masif dan kurang konsisten.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya