Waspada! Terompet Tahun Baru Berpotensi Tularkan Difteri

Mohammad Saifulloh, Jurnalis
Sabtu 30 Desember 2017 01:16 WIB
Ilustrasi (Foto: Okezone)
Share :

Difteri adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphteriae. Penyakit ini sangat mudah menular melalui udara, yaitu lewat napas atau batuk penderita. Karena itu, penderita difteri yang dirawat di rumah sakit biasanya diisolasi dan tidak boleh dikunjungi untuk mencegah penularan.

Penyakit ini memiliki masa inkubasi dua hari hingga lima hari dan akan menular selama dua minggu hingga empat minggu. Difteri sangat menular dan dapat mengakibatkan kematian jika tidak ditangani secara cepat, terutama pada anak-anak.

Gejala awal difteri bisa tidak spesifik seperti demam tidak tinggi, nafsu makan menurun, lesu, nyeri menelan dan nyeri tenggorokan, sekret hidung kuning kehijauan dan bisa disertai darah.

Namun, difteri memiliki tanda khas berupa selaput putih keabu-abuan di tenggorokan atau hidung yang dilanjutkan dengan pembengkakan leher atau disebut dengan bull neck.

Kemenkes menyadari bahwa meningkatnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan penyakit tersebut, menimbulkan kekhawatiran berlebihan akan penularan, meski langkah antisipasi berupa vaksinasi gencar dilakukan.

(Baca Juga: Menkes Imbau Masyarakat Tidak Panik dengan Penyebaran ‎Penyakit Difteri)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya