Sedangkan, menonton sinetron juga lebih kurang memiliki manfaat seperti arisan, tapi tentu tidak menghasilkan uang atau barang, dan ibu tidak bisa mendapat pemasukan tambahan lewat berjualan. Pasalnya, sinetron hanya sebatas tontonan saja, hiburan yang bisa ibu lihat melalui televisi.
(Baca Juga: Derita Alzheimer, Wanita Ini Tak Kenali Anaknya di Hari Pernikahan (Part 2-Habis))
Lewat sinetron juga biasanya ibu akan menambah wawasan tentang perbendaharaan baru, belajar memaknai masalah, mencari jalan keluar, dan seharusnya juga bisa mengambil pelajaran hidup dari alur cerita yang disajikan lewat sinetron. Bagi ibu-ibu yang berada di rumah seharian dan mengurus rumah, kehadiran sinetron ini tentu akan sangat memegang peranan cukup penting, karena ibu akan merasa terhibur, tidak merasa kesepian, dan bisa terhindar dari stres.
Namun, perlu diingat juga kisah yang dihadirkan dalam sinetron tidak semuanya nyata, tapi hanya buatan skenario penulis naskah dan fiksi alias khayalan. Ibu-ibu tidak perlu larut dalam kisah sinetron, bukannya mendapatkan hikmah, nanti yang ada justru ikut merasakan sedih mendalam dan stres karena ada emosi yang tertahan, tidak terlampiaskan.
(Utami Evi Riyani)