BICARA mengenai kegiatan ibu-ibu pasti identik dengan pekerjaan rumah, arisan dan menonton sinetron. Tidak salah memang, namun pernah kah Anda berpikir alasan di balik ibu-ibu ikut arisan dan menonton sinetron?
Dirangkum Okezone dari berbagai sumber, Jumat (22/12/2017), penjelasan dari alasan kedua kegiatan yang identik dengan ibu-ibu tersebut ternyata tidak jauh dari peran ibu di rumah yaitu sebagai pengatur keuangan keluarga. Sementara menonton sinetron menjadi salah satu hiburan yang bisa ibu dapat saat beristirahat dari rutinitas pekerjaan rumah dan mengurus keluarga.
Di sisi lain, arisan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memiliki arti kegiatan mengumpulkan uang atau barang yang bernilai sama oleh beberapa orang, kemudian diundi diantara mereka untuk menentukan siapa yang memerolehnya. Undian dilaksanakan dalam sebuah pertemuan secara berkala sampai semua anggota memerolehnya, dan begitu terus sampai berulang.
(Baca Juga: Terkena Alzheimer, Ibunda Perempuan Ini Tak Kenal Lagi Siapa Keluarganya (Part 1))
Namun, arisan nyatanya tidak sekadar dijadikan sebagai wadah untuk memutar sisa pemasukan keluarga saja. Bagi ibu, arisan juga dapat dijadikan sebagai kesempatan untuk bertemu dengan teman-temannya, saling bertukar pikiran, berdiskusi, dan mendukung satu sama lain.
Dalam pertemuan arisan juga biasanya ibu-ibu akan membawa hasil karyanya yang bisa dijual dan dibeli oleh ibu-ibu lainnya. Jadi, ketika datang ke arisan ibu tidak hanya bisa mendapatkan hasil arisan, bersosialisasi dengan ibu-ibu lain, tapi juga bisa mendapatkan penghasilan lewat menjual barang dagangan yang dijajakan.
Lebih lanjut, ternyata manfaat ikut arisan tidak cukup sampai di situ saja, tapi arisan juga bisa membuat ibu yang lebih banyak menghabiskan waktu di rumah atau di kantor bisa terhindar dari stres dan kesepian. Ibu juga bisa memiliki barang cukup mahal yang dibutuhkan keluarga tanpa harus mengeluarkan uang banyak dan berurusan dengan bank atau rentenir dengan ikut arisan barang.