20 Ramuan Tradisional Banjar, Manjur Obati Sakit Gigi hingga Bisul

, Jurnalis
Senin 18 Desember 2017 04:17 WIB
Share :

Ke-20 obat atau ramuan tradisional tersebut berasal dari tumbuhan yang mungkin masih banyak lagi diketahui. Tetapi dari hewan pun bisa menjadi obat-ramuan tradisional.

Sebagai contoh mengonsumsi ikan buntal dalam doses tidak banyak atau berlebihan dapat menyembuhkan penyakit "hilu" (sakit tulang), mengonsumsi "iwak haruan" (ikan gabus) yang direbus atau dibuat "paisan" (pepesan) mempercepat penyembuhan luka dalam, seperti habis operasi.

Begitu pula kalau kita kena "pating" (sirip) ikan baung, lais, "sanggiringan" (sejenis baung tetapi lebih kecil), buat penyembuhan nyeri cukup menggunakan otak ikan tersebut dengan diuleskan pada bagian yang sakit.

Sama halnya dengan pencegahan tradisional dalam mengonsumsi udang sebagai antiseptek supaya tidak terkena alergi berupa gatal-gatal, juga jangan lupa memakan ekor udang tersebut.

Langka Dalam spektrum ini hanya sebagian dan mungkin masih banyak lagi obat-obatan dan ramuan tradisional urang Banjar Kalsel dan Suku Dayak Meratus belum digali, karena faktor kelangkaan.

Sejumlah obat-obatan dan ramuan tradisional urang Banjar Kalsel dan komunitas masyarakat terasing yang tinggal di pedalaman Meratus itu di antara sudah langka, dan terancam punah jika tidak ada upaya pelestarian.

Sebagai contoh tanaman yang kini langka dan terancam punah, antara lain ulur-ulur, walatung, tandui, pisang manggala, pohon ulin, sangkuang, serta kayu kuning. Kesemua itu juga termasuk dari sumber daya genetik lokal (SDGL) Kalsel atau Kalimantan pada umumnya.

Guna melindungi SDGL Kalsel tersebut dari kepunahan, DPRD provinsi setempat kini sedang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan SDGL.

Selain untuk melindungi dari kepunahan, Perda tentang SDGL Kalsel itu nanti mengatur bagaimana SDGL tersebut menjadi bernilai ekonomi, dan pada gilirannya mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat setempat.

(Muhammad Saifullah )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya