SIRKUMSISI atau sunat ternyata bisa dilakukan sejak bayi baru lahir. Justru perawatannya lebih mudah dan minim terjadi komplikasi.
Orangtua harus tahu, anak yang tidak disunat dampaknya 3-10 kali lipat mengalami infeksi kemih di tahun pertama kehidupan. Belum lagi risiko kanker meningkat apabila saat dewasa nanti seorang laki-laki tidak menjaga higienitas Mr P.
Sunat sebenarnya dilakukan untuk menghilangkan ujung kulit Mr P atau dikenal dengan istilah preputium, sehingga kepala Mr P nanti tidak tertutup oleh kulit.
Berdasarkan indikasinya, dalam non medis sunat dilakukan berdasarkan agama dan aspek sosial. Sementara dalam dunia medis, sunat dilakukan untuk mencegah penyakit infeksi di area organ vital.
Konsultan Urologi Anak dr Irfan Wahyudi SpU(K) mengatakan, metode sunat apapun bisa dilakukan sejak bayi baru lahir. Justru perawatannya lebih mudah, karena di masa bayi juga mempercepat penyembuhan luka.
"Bayi baru lahir bisa disunat, asal bentuk penis normal sejak bayi. Malah lebih gampang waktu bayi penyembuhan Luka sangat cepat," ujar dr Irfan saat ditemui di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan, Kamis (7/12/2017).