Bumil Alami Kecemasan Berbeda di Setiap Trimester, Suami Harus Lakukan Apa?

Annisa Amalia Ikhsania, Jurnalis
Rabu 06 Desember 2017 16:33 WIB
Ilustrasi (Foto: Youbeauty)
Share :

TINGKAT kecemasan yang dialami oleh para ibu hamil tentu berbeda di setiap trimester kehamilan. Apalagi bagi para wanita yang tengah mengandung anak pertama, kecemasan bisa saja menjadi dua kali lipat lebih besar.

Oleh karena itu, peran orang terdekat, seperti suami sangat dibutuhkan. Pasalnya bentuk dukungan berupa kasih sayang menjadi bukti keterlibatan suami terhadap masa kehamilan sang istri.

Kendati demikian, tak cukup hanya memberikan perhatian kepada sang istri, setiap trimester nyatanya ada bentuk dukungan berbeda yang seharusnya diberikan suami kepada sang istri. Bagaimana caranya?

Seorang psikolog, Ajeng Raviando, pun membeberkan beberapa bentuk dukungan yang bisa diberikan suami kepada istrinya yang tengah hamil. Pada saat memasuki trimester pertama, misalnya, para suami bisa memberi dukungan dengan menambah pengetahuan mereka seputar masa kehamilan.

“Setiap suami harusnya memiliki inisiatif dalam mencari tahu informasi seputar masa kehamilan, terutama perubahan apa saja yang akan terjadi di setiap trimester kehamilan sang istri,” ujar Ajeng Raviando usai menghadiri sebuah acara di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, perubahan secara psikologis juga meliputi perubahan emosional yang akan terjadi pada wanita hamil. Bila suami telah lebih dulu mengetahui bentuk perubahan tersebut, mereka akan lebih mudah menerima keadaan istrinya. Mereka pun akan menjadi sosok yang lebih positif terutama dalam hal merespon perubahan yang terjadi pada sang istri.

“Bila suami sudah paham, biasanya mereka akan lebih proaktif dan menganggap bahwa perubahan fisik dan psikis istri itu normal. Misalnya, saat istri muntah atau mual-mual di trimester pertama, mereka akan dengan sigap membantu merawat istrinya,” papar psikolog lulusan Universitas Indonesia itu.

Memasuki trimester kedua, perubahan bentuk tubuh ibu hamil akan mulai terlihat. Perubahan bentuk tubuh tersebut meliputi payudara dan bagian tubuh lainnya yang mulai membesar akibat perubahan hormon. Nah, dalam hal ini, para suami tak perlu merasa terkejut.

“Para suami tak perlu terkejut dengan perubahan bentuk tubuh tersebut, serta sebaiknya mereka tak perlu mengomentari perubahan bentuk tubuh istri,” lanjut wanita berambut panjang itu.

Baca Juga:

Menghibur sang istri tercinta bisa dilakukan oleh suami ketika istrinya dilanda perasaan sedih akibat bentuk tubuh yang mulai berubah. Dengan kata-kata menenangkan, istri bisa jadi merasa lebih tenang.

Kemudian, jelang trimester ketiga, umumnya istri akan diliputi rasa cemas mengingat hari kelahiran segera tiba. Saat kondisi tersebut, suami bisa menenangkan istrinya agar lebih siap menghadapi proses persalinan.

“Kata-kata seperti, ‘Mau normal atau caesar, yang terpenting adalah anak kita lahir dengan sehat’, atau suami juga bisa memberikan dukungan seperti ‘Apapun yang terjadi nanti, kita pasti bisa melewatinya. Aku akan selalu ada di sampingmu’. Ungkapan seperti inilah yang bisa membuat istri lebih optimis dan siap menghadapi proses persalinan,” paparnya.

(Helmi Ade Saputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya