"Sebelum outbreak kita respon dengan imunisasi. Kita dampingi terus dari kecamatan hingga kabupaten kota," ujar Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr HM Subuh, MPPM saat ditemui di kawasan Pecenongan, Jakarta Pusat, Senin (4/12/2017).
Beberapa kota telah mendapatkan distribusi vaksin difteri, pertusis dan tetanus (DPT) dan difteri dan tetanus (TD). Vaksin tersebut sudah didapatkan di puskesmas secara langsung.
Bahkan, vaksinnya pun sudah diproduksi pabrik lokal, sehingga tak usah khawatir langka atau kehabisan. Pemerintah terus mendampingi dan mendistribusikan vaksin ini secara teratur.
"Stok vaksin secara nasional sudah sudah siapkan sesuai dengan kebijakan. Jumlah vaksin tidak terbatas, tapi obatnya untuk difteri berupa suntikan yang terbatas. Sisanya tinggal 500 fail," ungkapnya.
BACA JUGA: