Salawat Hadirkan Syafaat di Hari Kiamat

, Jurnalis
Senin 04 Desember 2017 04:17 WIB
Share :

NGAWI - Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf menyatakan selawat dapat menghadirkan syafaat atau pertolongan bagi umat manusia ketika amalnya ditimbang pada saat hari kiamat kelak.

"Pertolongan itu penting, sebab belum tentu seluruh amal perbuatan yang dilakukan di dunia dapat menyelamatkan seorang umat manusia dari siksa api neraka," ujar Saifullah Yusuf saat Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Haul KH. A. Hanafi-Kudus, Haul K. Sodir Masyhuri, dan Harlah ke-21 PP Temulus, di Desa Kedungharjo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Minggu (3/12/2017).

Gus Ipul, sapaan akrab Wagub Jatim mengatakan, syafaat Rasulullah SAW sangat dibutuhkan oleh umat manusia saat menghadap Allah SWT. Sebab, meski telah melakukan segala tuntunan yang ada dalam kitab suci Alquran, seperti salat lima waktu, beramal dengan baik, dan lainnya, namun belum tentu cukup untuk menyelamatkan manusia di hari kiamat kelak.

"Tidak ada yang bisa menjamin bahwa amal perbuatan yang kita lakukan di dunia sudah mencukupi kita untuk masuk ke surga-Nya. Bisa saja amalan kita kurang lengkap. Saat itulah kita perlu syafaat dari Rasulullah SAW. Itulah manfaat dari bersalawat," katanya.

Ditambahkannya, manfaat syafaat tidak hanya untuk keselamatan di akhirat, tapi juga di dunia. Orang yang rajiin bersalawat akan mendapat pertolongan Tuhan dari jalan yang tidak diketahui.

(Baca Juga: Dahsyatnya Keutamaan Membaca Salawat, Rezeki Berlimpah hingga Hajat Dikabulkan)

Lebih jauh Gus Ipul mengatakan, manfaat lainnya hadir di majelis salawat adalah menambah ilmu lewat tausiah dari para kiai dan ulama. "Barang siapa yang memiliki ilmu, maka dia akan diangkat derajatnya di dunia dan akhirat. Selain itu, dia juga gampang paham, bukan gagal paham," kata dia.

Ia menambahkan, hadir di majelis, juga ikut berkontribusi membangun kebersamaan serta memperkuat persatuan dan kesatuan negeri.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya