SURABAYA – Berbagai cara dilakukan masyarakat Madura dalam menyambut hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Salah satunya dengan aksi tabur uang ke udara.
Pemandangan tersebut salah satunya dapat disaksikan di Desa Morkepek, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Madura. Sejak pagi masyarakat sudah berkumpul di halaman salah satu rumah warga setempat, H Nur Hasan, saat sebagian orang membaca salawat dan doa di musala.
Setelah pembacaan doa selesai, pemilik rumah langsung melemparkan uang receh dengan pecahan beragam mulai Rp10.000, Rp5.000, Rp2.000 hinga Rp500. Uang itu ada yang dilempar langsung, ada juga yang dimasukkan dalam balon.
Masyarakat yang terdiri dari ibu-ibu, anak-anak dan remaja langsung berebut uang tersebut. Tak pelak aksi saling berebut pun terjadi, seru bukan? Meski begitu tidak sampai terjadi kericuhan dan keributan.
“Setiap tanggal 12 robiul awal kami selalu memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Kami merayakannya dengan membaca doa dan sholawat,” terang Hasan pada Okezone, Jumat (01/12/2017).
(Baca Juga: Sederet Tradisi Unik Maulid Nabi Sejumlah Daerah di Indonesia)
Setelah pembacaan doa selesai yang dipandu seorang ulama, sambung Hasan, dirinya melempar uang receh untuk diperebutkan warga. Hal ini sudah menjadi tradisi turun temurun.
“Peringatan ini kami lakukan sebagai bentuk kecintaan pada nabi Muhammad SAW. Semoga kita semua sebagai umatnya mendapatkan safaat beliau,” ujar Hasan.
(Baca Juga: Maulid Nabi, Muhammad Jadi Nama Bayi Populer di Inggris)
<div class="vicon"><iframe width="480" height="340" src="https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8xMi8wMS8xLzEwNjAyNy8wLw==" sandbox="allow-scripts allow-same-origin" layout="responsive"></iframe></div>