Studi yang dipublikasikan di jurnal Nature Neuroscience pada tahun 2016 ini, menunjukkan bahwa perubahan hormonal selama kehamilan mengurangi masalah bagian depan dan temporal otak. Ini adalah bidang yang terkait dengan berbagai fungsi kognitif dan mengendalikan perilaku sosial. Tapi kabar baiknya, hal ini bisa memicu keterikatan yang diinduksi terhadap bayi. Maka, ibu lebih muda mengendalikan emosi negatif, hingga bayi lahir.
Tidak mempengaruhi memori
Dari pengalaman kehamilan dan pasca bersalin, tidak semua wanita hilang ingatan atau depresi. Ini berdasarkan studi yang dilakukan beberapa waktu lalu. Ibu akan mengasuh anak dengan baik saat bayinya terlahir. Mereka lebih mudah mengendalikan emosi dan tak cepat lupa saat menghadapi sesuatu.