Ulos atau kain tenun dari Batak yang punya makna khusus. Dalam pelaksanaan horja godang Kahiyang-Bobby, kain unik ini tak ketinggalan.
Saat melakukan manortor, keluarga Nasution berkumpul di dalam ruangan. Prosesi menari tor-tor ini sangat sakral pagi ini.
Dari raja Mandailing, suhut (pemilik hajat) hingga anak boru beriringan menari tor tor. Mereka mengenakan ulos yang identik dengan warna merah tua dan emas.
Bukan tanpa alasan, di balik warna ulos tersebut punya makna tersendiri. Seperti apakah?
Budayawan Raya Siregar menjelaskan, ulos yang diselempangkan untuk para raja. Motifnya berbeda-beda, sesuai kasta dan keturunan raja.
Tapi untuk warnanya identik dengan merah dan emas. Ternyata warna itu identik dengan Kerajaan Mandailing di masa lalu.