DIABETES gestasional merupakan jenis diabetes yang muncul saat masa kehamilan. Hal tersebut terjadi akibat peningkatan kadar gula darah pada ibu hamil.
Berdasarkan riset Internasional Diabetes Federation, 90 persen kasus diabetes pada wanita hamil merupakan kasus diabetes gestasional. Diabetes gestasional sangat berbahaya karena menjadi penyebab utama dalam kasus kematian ibu dan bayi serta menimbulkan komplikasi serius pada proses persalinan.
BACA JUGA:
Data Lancet 2011, sebanyak 3 juta bayi lahir mati setiap tahunnya akibat diabetes gestasional. Kehamilan yang disertai dengan diabetes gestasional juga berisiko menyebabkan kematian ibu hingga empat kali lipat.
Salah satu cara untuk menjaga tingkat gula darah dalam keadaan normal adalah melalui asupan pola makan yang tepat. Lantas, seperti apa pengaturan makan yang tepat untuk ibu hamil yang menderita diabetes gestasional?
"Sebenarnya wanita yang mengalami diabetes saat hamil atau tidak tetap perlu melakukan pembatasan karbohidrat, tapi tidak ekstrem," ujar dokter Farid Kurniawan, dari Divisi Metabolik dan Endokrin, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, di Jakarta.
Dituturkan Farid, normalnya komposisi karbohidrat setiap orang yang dianjurkan adalah 45-65 persen. Nah, bagi mereka yang mengalami diabetes saat hamil, maka komposisi karbohidrat bisa dilanjutkan atau diturunkan.
"Diabetes saat hamil komposisi karbohidratnya bisa dilanjutkan, ada yang bilang diturunkan menjadi 30-35 persen. Jadi, bukan berarti hilang sama sekali," papar Farid.
Untuk karbohidrat yang dikonsumsi pun sebaiknya merupakan jenis glikemik rendah. Hal ini karena bila mengonsumsi jenis karbohidrat glikemik rendah, gula darah hanya meningkat secara perlahan.
"Contoh karbohidrat glikemik rendah misalnya oatmeal, kalau karbohidrat kompleks sulit untuk diserap," tambah Farid.
BACA JUGA:
Mengurangi konsumsi makan saat hamil tidak dianjurkan bagi ibu hamil. Pasalnya bisa menyebabkan kondisi lapar dan efek yang tidak baik bagi bayi. Sehingga penting bagi ibu hamil menjaga berat badannya.
(Dinno Baskoro)