"Perancang busana harus lebih peka melihat tren untuk melihat perkembangan tren yang disukai anak muda dan jangan sampai pakem etniknya hilang" ujarnya.
Kemudian Erna juga menambahkan, sosialisasi akan keunikan motif etnik juga harus lebih diperkenalkan ke anak muda. Agar mereka tahu, mengenal dan bangga akan keunikan motif busana etnik yang dikenakan.
"Busana etnik itu unik. Di balik setiap motif itu pasti ada cerita dan pesan yang bisa digali. Sejauh ini, busana etnik yang sangat populer di anak muda masih batik, karena banyak kreasinya," pungkas Erna.
(Dinno Baskoro)