Awas! Pijat di Leher, Pria Ini Terserang Stroke!

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Kamis 09 November 2017 15:29 WIB
Ilustrasi (Foto: Dailymail)
Share :

KETIKA tubuh Anda terasa pegal-pegal, pijatan lembut namun tepat sasaran di titik yang pegal memang nikmat. Apalagi dilakukan dengan benar dan diakhiri dengan minum teh atau kopi hangat favorit.

Tapi, tahukah Anda kalau keseringan dipijat ternyata berisiko stroke?

Dilansir dari Daily Mail, Kamis (9/11/2017), di India terjadi kasus setelah seorang pria dipijat bagian lehernya, dia langsung didiagnosis mengalami stroke. Begini kejadiannya.

Jadi, seorang pria ini dikabarkan melakukan pijatan leher di salah satu tempat pemijatan. Sedang asyiknya dipijat, tiba-tiba lehernya tidak bisa bergerak. Setelah mengalami hal tersebut, pria berusia 45 tahun itu langsung dilarikan ke rumah sakit. Setelah diperiksa, ternyata terjadi pembekuan darah di otaknya.

Petugas medis telah memaparkan kondisi tersebut di Laporan Kasus BMJ, dengan menyebut pijat sebagai 'faktor pemicu' stroke!

Terkait dengan kejadian lengkapnya, pria berusia 45 tahun, yang diyakini berasal dari Ludhiana di Punjab itu mengungkapkan bahwa dia melakukan antara dua atau empat kali pijatan setiap minggu. Dokter di Dayanand Medical College & Hospital diberi tahu bahwa obsesi pasien adalah karena 'tujuan relaksasi'.

Dia dilarikan ke rumah sakit dengan gangguan afasia yang tiba-tiba dan terjadi kelemahan kedua tungkai bawah. Pasien juga bisu dan tidak dapat mengambil keputusan sendiri, mendorong dokter untuk mendiagnosis pria ini menderita stroke.

Tes pun dilakukan untuk memastikan. Setelah tes dilakukan, terungkap bahwa pasien menderita infark arteri serebral anterior. Kondisi dimana rongga utama mengangkut darah ke lobus frontal terjadj gangguan.

Penyebab umumnya cenderung karena aneurisma yang pecah yang menghentikan aliran darah ke otak atau terjadi penggumpalan darah yang berpotensi fatal.

Namun, manipulasi tulang belakang serviks dalam bentuk pijatan leher sedikit dikenal sebagai pemicu mekanis untuk diseksi arteri serviks. Ini melibatkan air mata di lapisan arteri dan pembentukan flap intimal yang memungkinkan penetrasi darah di antara lapisan kapal.

Lebih lanjut, kondisi tersebut menyebabkan penyempitan arteri atau bahkan penyumbatan lumen yang menyebabkan kekurangan aliran darah ke otak.

Kasus aneh itu dilaporkan oleh Dr Jaslovleen Kaur, dari departemen neurologi rumah sakit. Dia menuliskan dalam jurnalnya, "Mengingat manipulasi tulang belakang serviks yang berulang, kami menganggap pijat leher chiropractic sebagai faktor pemicu."

Sementara itu, kondisi terkini pasien dikabarkan sedang melakukan pemulihan rawat jalan. Ada-ada saja, ya!

(Helmi Ade Saputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya