Artinya: “Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dan aku bertawajjuh (menghadap) kepada-Mu dan aku bertawassul kepada-Mu dengan Nabi-Mu nabi yang rahmat, wahai Muhammad sesungguhnya aku bertawassul dengan-mu kepada Tuhanku (Allah) supaya ditunaikan hajatku ini… (nyatakan hajat anda)
“Cara orang salaf berdoa dengan perantara nabi, karena nabi mempunyai posisi sangat mulia disisi Allah. Kita berdoa dengan menyebutkan orang yang dikasihi maka Allah akan mengabulkan. Misal orang melakukan pendekatan pada bos, menyebutkan anaknya, hobi dan kesukaan, maka kalau minta sesuatu akan mudah setujui,” ucapnya.
Ia menambahkan, secara umum salawat jumlahnya sangat banyak, ada redaksi salawat ma’tsuroh (redaksi salawat yang diajarkan oleh Nabi Muhammad secara langsung). Ada pula ghoiru ma’tsuroh (redaksinya disusun para ulama sholeh berdasarkan petunjuk ilahiyah, apakah melalui mimpi atau melalui ilham tertentu yang kemudian membuat dia melahirkan salawat yang indah).
“Ada sebanyak 80 ribu sholawat yang pernah beredar di muka bumi. Sholawat ma’tsuroh seperti Allahumma Sholli Ala Sayyidina Muhammad Wa Alaa Aali Sayyidina Muhammad. Sedangkan salawat ghoiru ma’tsuroh seperti salawat nariyah dan salawat fatih,” ulasnya.
(Muhammad Saifullah )