Ini Dia Filosofi di Balik Paes Solo Putri yang Dipilih Kahiyang Ayu untuk Akad Nikah

Annisa Aprilia, Jurnalis
Rabu 08 November 2017 10:35 WIB
Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution Sah Suami-Istri (Foto: Instagram)
Share :

Dikumpulkan Okezone dari berbagai sumber, Rabu (8/11/2017), berikut makna-makna dari bentuk paes pengantin wanita khas Jawa yang mendalam dan mempercantik penampilan.

1. Penunggul atau gajahan

Bentuk paes yang paling besar dan letaknya di tengah-tengah ini memiliki makna kedua mempelai agar dapat menjadi pasangan yang sempurna. Mempelai wanita di budaya Jawa selalu dihormati dan ditinggikan derajatnya.

2. Pengapit

Perhatikan sisi kanan-kiri yang mengapit gajahan, maka ada bentuk paes yang lebih kecil dan meruncing ujungnya. Nah, pengapit tersebut artinya diharapkan kehidupan pernikahan kedua mempelai memiliki jalan yang selalu lurus, tidak menemui aral melintang yang berarti dalam mengarungi bahtera rumah tangga kelak.

3. Penitis

Bentuk paes setelah pengapit ini ialah penitis, yang memiliki makna agar kehidupan pernikahan yang dijalani sesuai tujuan dan tepat sasaran. Tujuan yang harus dimiliki oleh kedua mempelai demi kebahagiaan bersama, seperti yang dikatakan oleh Mbah Kung Tukimin, saat kedua orang memutuskan untuk hidup bersama, maka tidak lagi ini punyaku, itu punya mu, tapi ini punya kita.

4. Godheg

Godheg merupakan bentuk paes yang terakhir menutup semua riasan yang ada di dahi pengantin wanita. Godheg bermakna agar kedua pengantin bisa selalu introspeksi diri dan dalam melaksanakan kehidupan rumah tangga, tidak gegabah atau terburu-buru dalam mengambil keputusan.

Terakhir, pada paes Yogya atau Solo, semua bentuknya memiliki lengkungan yang mengarah ke ujung hidung, memiliki arti pengantin wanita diharapkan dapat menjadi istri yang lembut dan rendah hati dalam bersikap.

SUMBER:

(Renny Sundayani)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya