DIKENAL sebagai pusat kekaisaran Romawi pada masa lampau, kota Roma masa kini masih dikenal sebagai kota bernuansa kuno yang menyimpan banyak jejak dan bukti kehadiran Romawi selama ratusan tahun. Salah satunya berada di komplek pusat kota Romawi kuno di Roman Forum. Mengunjungi Roman Forum serasa memasuki kota Romawi zaman dulu lengkap dengan kuil, basilika, monumen dan pasar rakyat.
Travelling jauh melintasi beberapa benua rasanya sayang kalau cuma untuk melihat reruntuhan. Tapi tentu beda rasanya bila yang dikunjungi merupakan reruntuhan pusat kota dari kekaisaran yang paling berkuasa di dunia lampau, yaitu kekaisaran Romawi. Roman Forum yang berada di dekat Colosseum ini merupakan pusat kota Roma saat Roma menjadi ibukota kekaisaran Romawi.
Untuk mengunjungi komplek kota kuno ini perlu membayar tiket 12 euro atau Rp188.000 yang sudah termasuk dengan tiket masuk ke Colosseum dan bukit Palatium. Untuk masuk ke Roman Forum bisa dari bukit Palatium atau dari Arc of Titus. Arc of Titus yang terletak di sebelah Coloseum merupakan monumen yang menjadi inspirasi dari Arc de Triomphe di Paris, Prancis.
Roman Forum dibangun sejak abad ke-7 Sebelum Masehi. Romawi menjadikan Roman Forum sebagai pusat politik, sosial dan perdagangan. Setelah Romawi runtuh, pada abad pertengahan reruntuhan Roman Forum dibiarkan terbengkalai menjadi padang rumput. Bahkan batu dan marmer dari reruntuhan kota kuno ini terus - menerus dijarah. Pada abad ke-18 & 19 penggalian Roman Forum dilakukan untuk menemukan artefak dan lokasi bersejarah hingga saat ini.
Dari pintu masuk saya menelusuri Via Sacra, yang merupakan jalanan utama di kota kuno ini. Disini saya melihat kuil Julius Caesar. Kuil ini dibangun pada tahun 29 Sebelum Masehi untuk menandai tempat Julius Caesar dikremasi. Dari kuil Julius Caesar saya jalan terus ke arah kanan untuk melihat Curia yang merupakan markas Senat Romawi.
Tepat di depan Curia terdapat Lapis Niger, sebuah batu marmer hitam besar yang menutupi makam Romulus, salah satu pendiri kota Roma. Ada juga berbagai monumen yang didirikan untuk memperingati kemenangan Romawi seperti Arc of Settimio Severo yang didedikasikan untuk kemenangan Romawi atas Parthians.
Yang paling menarik perhatian saya di Roman Forum adalah Casa delle Vestali, rumah para perawan yang menjaga api suci di Kuil Vesta. Api suci dijaga oleh 6 pendeta perawan berusia 6 hingga 10 tahun. Mereka melayani kuil selama 30 tahun lamanya. Para pendeta perawan bertanggung jawab menjaga api suci tetap menyala. Bila apinya mati mereka akan dihukum cambuk. Bila mereka kehilangan keperawanannya, maka akan dikubur hidup-hidup.
Ada begitu banyak bangunan dan reruntuhan di komplek kota kuno Romawi ini. Seperti Basilika di Massenzio yang merupakan bangunan terbesar di komplek Roman Forum. Juga Kuil Saturnus dan kuil-kuil lainnya. Perlu setengah hari untuk mengunjungi semuanya. Untuk memudahkan mengetahui fungsi masing - masing bangunan saat masa Romawi sebaiknya menggunakan jasa pemandu atau ikut tur khusus.