TAK hanya kesulitan punya keturunan, kini masalah baru dihadapi oleh wanita yang mengalami infertilitas. Sebuah studi mengatakan, wanita dengan riwayat infertilitas memiliki risiko kematian 10% lebih besar karena kanker payudara dan diabetes dibandingkan wanita tanpa masalah kesuburan.
Pada saat yang sama, penelitian tersebut juga menemukan, ketidaksuburan tidak terkait terkait dengan peningkatan risiko kanker ovarium atau endometrium. Walaupun hasil penelitian menunjukkan, wanita yang mengalami infertilitas 44% lebih mungkin meninggal karena kanker payudara.
Selain itu, wanita dengan masalah kesuburan, 70% lebih berisiko meninggal karena diabetes. Meskipun wanita tanpa masalah kesuburan memiliki prevalensi diabetes yang sebanding.
"Ada kemungkinan kondisi terserbut bisa menjadi indikator awal gangguan endokrin atau inflamasi yang seiring berjalannya waktu, menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang, seperti kanker atau diabetes," kata penulis utama penelitia, Natalie Stentz mahasiswa kedokteran di University of Pennsylvania Amerika Serikat yang dikutip Zeenews, Senin (6/11/2017).
Untuk penelitian ini, tim periset meneliti 78.214 wanita antara tahun 1992-2001, yang dipantau selama 13 tahun. Hasil yang dipresentasikan di American Society of Reproductive Medicine Scientific Congress and Expo di Texas menemukan, infertilitas dilapokan pada 14,5% populasi penelitian.
"Hasilnya menimbulkan pertanyaan signifikan mengenai efek infertilitas jangka panjang dan apakah infertilitas itu sendiri atau kondisi mendasari yang memengaruhi seseorang terhadap ketidaksuburan yang mendorong peningkatan risiko ini," pungkas Stentz.
(Helmi Ade Saputra)