HARI ini, Kamis 26 Oktober 2017, pagelaran akbar pekan mode Jakarta Fashion Week 2018 sudah memasuki hari kelima penyelenggaraannya.
Di hari ini, salah satu desainer yang kehadirannya ditunggu-tunggu oleh penikmat fashion alias fashion people Tanah Air adalah Obin. Pasalnya, desainer senior Tanah Air ini diketahui sudah cukup lama absen di panggung runway Jakarta Fashion Week.
Tahun ini, Obin kembali hadir di panggung pekan mode dengan menampilkan koleksi karya-karyanya yang apik. Obin kali ini mengusung tema ‘Di Sini Pertiwi’ yang kurang lebih digambarkan Obin sebagai persembahannya kepada Ibu Pertiwi Indonesia, yang terdiri dari kreasi kurang lebih 116 koleksi kreasi kain yang dikerjakan Obin dengan segala penghayatan dan cinta terhadap Tanah Air.
Jika selama ini kain Indonesia hanya identik biasa digunakan sebagai kain bawahan dibentuk lilit atau kain jarit, di tangan Obin, kain Indonesia diinterpretasikan dengan nafas baru lewat tampilan berbagai model outfit. Obin sendiri menegaskan, pagelaran busananya kali ini bukanlah koleksi batik, melainkan tampilan aneka siluet kombinasi cara potong terobosan soal bentuk dari kain Indonesia.
Di fashion show kali ini, menurut pantauan Okezone langsung di lokasi acara. Siluet kreasi kain Indonesia yang ditampilkan oleh Obin, sangat beragam. Mulai dari potongan klasik seperti setelan kebaya kutu baru dan bawahan kain batik lengkap dengan selendang polos tersampir di bahu, lalu ada juga setelan yang dibuat lebih segar khas gaya anak muda lewat potongan kemeja polos berwarna cerah model lengan panjang sebagai atasan yang dipasangkan dengan celana kulot batik warna coklat tanah lengkap dengan aksen obi pita warna hitam di bagian pinggang.
Untuk tampilan look yang lebih edgy dan kekinian, Obin menampilkan padu-padan blus putih polos sebagai atasan dipasangkan dengan kain yang dipotong menjadi rok lebar 7/8 yang dikenakan bersama sepatu sneakers warna putih yang memberikan kesan sporty, chic, dan modern. Tak hanya itu, Obin juga tidak lupa memamerkan kreasi rancangan siluet yang elegan, anggun, namun tetap segar sehingga kain tradisional Indonesia bisa lebih dekat dengan kaum muda.
Contohnya yang dikenakan oleh model ternama, Kimmy Jayanti. Di mana Kimmy terlihat mengenakan sleeveless top beraksen ruffles warna peach lalu kemudian dipadankan dengan kain batik berwarna kombinasi coklat gelap, ungu, dan merah jambu sebagai kain bawahan.
Gaya yang ditampilkan oleh Kimmy ini, tentu bisa menjadi inspirasi dalam bergaya dengan kain tradisional Indonesia agar bisa menampilkan kesan tampilan tidak kuno alias yang lebih segar, modern, dan chic khas anak muda.