BUSANA perempuan biasanya bersiluet feminin. Garis lembut dengan warna yang tidak terlalu tegas menjadi patokan banyak busana untuk kaum hawa tersebut.
Namun, siapa sangka elemen maskulin dan feminin bisa disatukan dalam satu busana. Begitulah yang ingin ditampilakan Designer Yosafat Dwi Kurniawan di koleksi terbarunya yang dipamerkan pada Jakarta Fashion Week 2018.
Terinspirasi dari karya-karya Zaha Hadid seperti Heydar Aliyev Center di Azerbaijan dan SOHO Galaxy di Beijing, ke-30 koleksi teranyar Yosafat lebih menunjukan garis tegas. Tak hanya itu, panel warna yang maskulin seperti hitam, abu-abu, merah tua, pun biru tua juga menjadi basic colour koleksinya kali ini.
Namun, ada beberapa koleksi Yosafat yang mengeluarkan unsur femininnya. Itu didapatkannya dari turunan warna seperti dusty pink dan powdery teal yang manis. Warna-warna itu juga ditampilkannya pada koleksi mini bag yang ikut terpampang di runway JFW 2018.