Peserta penelitian ini rata-rata usianya adalah 70 tahun. Setelah analisis selesai dilakukan, ternyata mereka yang berjalan kurang dari jumlah yang disarankan setiap harinya bernasib lebih baik daripada mereka yang tidak berjalan sama sekali.
Dengan berjalan kaki, risiko kematian terkait penyakit pernapasan berkurang hingga 35%. Sedangkan untuk risiko kanker berkurang 9% dan untuk risiko penyakit kardiovaskular berkurang 20%. Dari hasil ini, penulis penelitian mengingatkan kepada masyarakat tentang pentingnya berjalan kaki terutama bagi mereka yang sudah lanjut utama. Sebab berjalan adalah hak prerogative setiap individu dan dapat dengan mudah dilakukan.
BACA JUGA:
Turun-temurun, 2 Keluarga Besar Ini Punya 12 Jari Tangan dan 12 Jari Kaki!
Putra Jokowi Pamer Foto Kecil Pakai Baju Kebesaran, Netizen: Mas Gibran Mirip Bapak
"Di tahun 2030 nanti diprediksi jumlah orang dewasa yang berusia 65 tahun ke atas akan meningkat dua kali lipat. Maka dari itu dokter harus mendorong pasien mereka untuk berjalan kaki setiap hari walaupun jumlahnya kurang dari yang disarankan. Berjalan kaki harus dilakukan saat usia sudah semakin bertambah tua karena memberikan dampak terhadap kesehatan dan umur panjang," pungkas Dr Patel.
(Dinno Baskoro)