(Baca juga: Ayo Dukung Achintya Nilsen di Miss World 2017! Begini Caranya)
Dalam surat wasiatnya, Ms Lou juga menyatakan keinginannya untuk menyumbangkan semua organ lainnya untuk membantu mereka yang membutuhkan. Dia juga tidak menginginkan pemakaman setelah dia meninggal dan menolak belasungkawa dari keluarga dan teman.
"Makna hidup tidak ditentukan oleh berapa lama atau singkatnya kehidupan, melainkan diukur dari kualitas kehidupan seseorang," kata Ms Lou dalam surat wasiatnya, menambahkan bahwa ia ingin "meninggalkan dengan bermartabat".
"Tolong biarkan saya pergi dengan tenang, tanpa jejak, seolah-olah saya belum pernah berada di dunia ini," katanya dalam surat wasiatnya.
Dari niat baiknya itu, Lao patut diacungi jempol. Karena tidak semua orang mau melakukannya, seperti dirinya. Demikian dilansir Asiaone, Rabu (18/10/2017).
(Helmi Ade Saputra)