Foto Langka Penari Eksotis yang Jadi Mata-Mata Kelas Dunia, Lekuk Tubuhnya Menggemaskan

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Rabu 18 Oktober 2017 11:22 WIB
Share :

KISAH penari eksotis di Paris ini mungkin akan membukakan sedikit pemahaman Anda kalau ternyata seorang penari eksotis pun bisa menjadi seseorang yang paling dicari di seluruh negeri.

Adalah Mata Hari. Perempuan cantik itu adalah salah saksi sejarah yang pernah terkenal di Paris dan seantero dunia pada masanya. Foto-foto dirinya untuk keperluan kartu pos pun kembali muncul di media massa setelah kematiannya 100 tahun yang lalu.

Bukan menyoal hanya pada tersebarnya foto Mata, tetapi publik dunia juga akhirnya mengetahui sejarah di balik kehidupannya di Paris sampai akhirnya dia ditembak oleh tentara Prancis.

Dilansir dari Mirror, Rabu (18/10/2017), Mata diketahui adalah seorang mata-mata di masa Perang Dunia Pertama. Dia dipekerjakan Jerman untuk memantau Prancis secara dekat. Terkait dengan tugasnya secara spesifik tidak dijelaskan.

(Baca Juga: Wanita Ini Klaim Paling Cantik Sedunia Usai Operasi Plastik, Seperti Apa Penampilannya?)

Nah, perempuan kelahiran Belanda itu akhirnya berhasil menjadi “bintang” kartu pos di awal 1900-an. Sampai akhirnya dia ditembak pada 15 Oktober 1917.

Terkait dengan cerita kehidupan Mata, dia memang terkenal sebagai penari eksotis di panggung Prancis. Mata diketahui menjadi sosok yang banyak dipuja pria masa itu.

Kelebihan itu juga yang akhirnya membuat pihak Jerman memanfaatkan Mata untuk menjadi mata-mata dan mengkhianati Prancis.

Sementara itu, terkait dengan awal mulanya Mata datang ke Paris, diceritakan bahwa Mata baru pindah ke Paris pada 1903 saat usianya masih 26 tahun.

(Baca Juga: Seorang Ibu Harus Kehilangan Puting Payudara, Alasannya Bikin Ngeri!)

Sebelum menjadi penari eksotis, Mata bekerja sebagai penunggang kuda sirkus dan beberapa kali diminta untuk menjadi model foto.

Tak lama berselang, Mata menikah. Namun, sungguh sial. Suaminya yang ringan tangan mengharuskan Mata berpikir dua kali untuk meneruskan pernikahannya. Penderitaan tidak berhenti di situ, pengasuh kepercayaan Mata pun diyakini membunuh anaknya, Norman, dengan cara meracuninya.

Saat kesedihan itu melingkupi kehidupan Mata, pihak Jerman datang dan memintanya untuk menjadi agen rahasia di Prancis. Mata menyetujui itu. Bahkan, Mata pernah hampir menyetujui diri untuk mau direkrut orang-orang Rusia dengan maksud yang sama.

Kehidupan Mata terancam saat 1917 di mana sekutu-sekutu harus menelan kepahitan hidup yang mengharuskn mereka bersembunyi dari kejaran pihak Perancis.

Dampak perang besar antara Jerman dan Prancis pun mengharuskan pihak mata-mata dimusnahkan dari Perancis. Mata salah satu targetnya!

(Baca Juga: VIRAL! Istri Pertama Ikut Duduk di Pelaminan Pernikahan Suaminya dengan Istri Muda, Bikin Meringis!)

Pencarian membuahkan hasil. Mata ditembak di kamarnya di Hotel Elysee Palace di Champs Elysee, Paris pada Februari 1917. Tuduhan yang dilimpahkan ke Mata adalah kematian atas 50.000 tentara Prancis akibat ulah mata-matanya. Mata dieksekusi di usianya yang ke 41 tahun.

Bicara mengenai busana yang dikenakan Mata untuk keperluan kartu pos, nampak jelas bahwa Mata diibaratkan seperti bunga di tanah tandus.

Dress lembut berwarna cerah menutupi tubuhnya yang bisa dikatakan seksi. Aksesori di kepalanya pun memperlihatkan dirinya seperti seorang ratu. Pun juga perhiasan yang dikenakan di bagian tubuh lainnya.

Riasan wajahnya pun nampak tak begitu menor tetapi tetap menampilkan sisi keseksian Mata. Rambutnya yang diikat di belakang membuat wajahnya nampak terlihat jelas.

Yang cukup menarik perhatian lainnya adalah gesture tubuhnya yang lunglai manja. Membuat siapapun di masanya mungkin bakal kepincut. Tatapan matanya pun seperti memanggil. Seksi!

(Baca Juga: Latar Belakang Pemandangan Alam, Kahiyang Ayu & Bobby Nasution Foto Prewedding di Yogyakarta, Romantis Banget!)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya