KECANTIKAN item fashion akan semakin terlihat memesona jika ditambahkan perhiasan. Tapi memadupadankan fashion dengan perhiasan tidaklah sembarangan. Ada trik khusus yang harus dilakukan agar tampilan terlihat anggun tanpa kesan berlebihan.
Mengenakan pakaian bagus tampaknya jadi impian setiap wanita, bagaimana tidak, sosok cantik akan terlihat memancar kala wanita mengenakan gaun kesukaannya. Nah, tampilan ini semakin dipertegas dengan mengenakan perhiasan. Anting-anting, gelang, kalung ataupun cincin bisa membuat tampilan makin terkesan elegan jika dipakai sesuai porsinya.
Ferry Sunarto sebagai desainer fashion Indonesia mengatakan kepada Okezone, perhiasan seharusnya jadi item pelengkap yang membuat tampilan makin maksimal. "Harus menunjukkan bagaimana tampilannya sederhana, simpel tapi berkelas, jangan too much kesannya malah jadi norak," ujar pria ramah yang akrab disapa Ferry ini saat ditemui di acara Fashion X Jewels di Jakarta.
Lebih lanjut Ferry jug menjelaskan fashion kain etnik tradisional yang sudah memiliki banyak aksen sebaiknya dikolaborasikan dengan perhiasan yang kecil-kecil dan bermodel simpel. "Batik, tenun atau kain sengkang Makassar sebenarnya sudah punya banyak motif, jangan lagi dikasih kalung, gelang yang heboh juga nanti orang bingung lihatnya, sebenarnya apa yang mau ditunjukkan," lanjut Ferry.
(Baca Juga: Waspada! Jari Anak yang Terjepit Pintu Berisiko Amputasi)
Jenis perhiasannya juga harus disesuaikan dengan model line fashion yang dikenakan serta momen yang dihadiri. "Sah saja pakai pearl, diamond, emas atau apa yang penting kesannya enggak dipaksakan. Misal baju sudah warna-warni cerah, pakai perhiasannya yang warna netral atau boleh juga berwarna tapi lebih light lebih soft dibanding warna baju. Itu akan terlihat berkelas," lanjut Ferry.
(Baca Juga: 5 Kebohongan Wanita yang Dapat Terbaca saat Kencan Pertama Kali)
Pria ini juga mengatakan berbagai batik dan pakaian dari kain tradisional akan sangat cantik dipadukan dengan perhiasan model modern. Yang terpenting adalah harus berani dan menyesuaikan. "Budaya tidak jadi hal yang harus ditakutkan. Justru bagaimana budaya bukan hanya dilestarikan tapi menggunakan dan mengembangkannya sebagai bahan yg kekinian," pungkas Ferry.
(Helmi Ade Saputra)