Pola Asuh Orangtua Overprotektif? Dampaknya Anak Mudah Stres dan 3 Lainnya

Agregasi Hellosehat.com, Jurnalis
Rabu 11 Oktober 2017 19:06 WIB
Ilustrasi (Foto: Google)
Share :

Ternyata, salah satu faktor penyebabnya adalah pola asuh orangtua berupa pengawasan yang berlebihan terhadap kegiatan akademis dan non-akademis anak. Meskipun anak tidak melakukan kesalahan apa pun, diawasi tanpa henti memang bisa membuat anak jadi cemas karena jadi takut melakukan kesalahan.

Bagaimana cara menyeimbangkan batasan dan kebebasan untuk anak?

Seperti yang telah dijelaskan di atas, pada dasarnya melindungi anak adalah hal yang baik. Namun, terlalu berlebihan dalam melindunginya terbukti memiliki cukup banyak dampak buruk. Maka dari itu, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah dampak di atas. Orangtua bisa menetapkan batasan-batasan untuk anak sekaligus memberikan kebebasan dalam porsi yang seimbang melalui tips-tips berikut ini.

• Mendorong anak yang sudah cukup besar untuk lebih mandiri, misalnya pergi ke warung atau sekolah sendiri (tapi Anda diam-diam harus mengikuti dan mengawasinya dari belakang).

• Membantu menenangkan anak dalam berbagai situasi negatif.

• Memberikan kesempatan kepada anak untuk menghadapi dan menyelesaikan masalahnya sendiri.

• Mendorong potensi dan kemampuan anak dengan mendukung anak melakukan hal-hal positif yang disukainya, meskipun itu berarti anak harus pulang lebih sore karena ikut kursus.

• Memberikan pengertian bahwa kegagalan merupakan hal yang harus dihadapi dan dijadikan pelajaran.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya