Pola Asuh Orangtua Overprotektif? Dampaknya Anak Mudah Stres dan 3 Lainnya

Agregasi Hellosehat.com, Jurnalis
Rabu 11 Oktober 2017 19:06 WIB
Ilustrasi (Foto: Google)
Share :

2. Hidup ketergantungan dan tidak dapat menyelesaikan masalahnya sendiri

Lauren Feiden, seorang psikolog dengan spesialisasi bidang hubungan orangtua dan anak dari Amerika Serikat (AS) menyatakan dalam Psychcentral bahwa overprotective parenting merupakan suatu masalah yang dapat membuat anak menjadi ketergantungan dan tidak dapat menghadapi masalahnya sendiri.

Hal ini dikarenakan orangtua selalu ikut campur dalam setiap tantangan yang dihadapi sang anak sehingga keputusan yang diambil pun bergantung kepada orangtua. Anak akan selalu mengandalkan orangtua dalam menentukan atau menyelesaikan sesuatu.

3. Mudah berbohong

Orangtua yang terlalu mengekang bisa mendorong anak untuk berbohong. Masalahnya, orangtua juga harus realistis dan menyadari bahwa anak juga butuh ruang gerak yang cukup untuk mengembangkan diri. Tanpa ruang gerak tersebut, anak pun akan mencari celah dan akhirnya berbohong supaya bisa lolos dari kekangan orangtua.

Di samping itu, apabila hal yang dilakukan anak tidak sesuai dengan keinginan orangtua, maka anak (secara sadar maupun tidak sadar) memilih untuk berbohong sebagai upaya untuk menghindari hukuman.

4. Stres dan mudah cemas

Survei yang dilakukan oleh Center for Collegiate Mental Health Pennsylvania State University di AS, dilansir dalam The Mercury News menunjukan bahwa ganguan cemas atau ansietas merupakan masalah kesehatan jiwa utama yang dialami oleh mahasiswa. Dari survei yang dilakukan terhadap seratus ribu mahasiswa, 55 persen mahasiswa menginginkan konseling tentang gejala kecemasan, 45 persen soal depresi, dan 43 persen soal stres.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya