SETIAP negara di dunia ini pasti dihuni oleh wanita. Dan, setiap wanita di negara-negara tersebut pasti memiliki standar atau definisi cantik yang berbeda-beda, tergantung dari kebiasaan dan tradisi yang diturunkan oleh para orangtua terdahulu mereka.
Begitupun yang ada di Namibia, salah satu suku yang ada di daerah tersebut memiliki standar atau definisi cantik yang unik dan sangat khas. Bagaimana tidak, semua wanita di Suku Himba sangat berbeda tampaknya dari wanita-wanita yang ada di negara-negara lain.
Tinggal di daerah yang terpencil dan sulit air, membuat wanita dari Suku Himba melumurkan otjize, pasta mentega, lemak dan oker merah, yang kadang-kadang beraroma resin aromatik ke badan mereka. Para wanita Suku Himba setiap pagi mengolesi tubuh mereka dengan bahan-bahan tersebut, bahkan tidak hanya tubuh tapi seluruh rambut mereka juga.
Penampilan yang mencolok dengan warna merah yang khas ini membuat para wanita Himba yang masih amat tradisional itu menjadi ikon Afrika. Ada banyak spekulasi tentang asal muasal tradisi melumuri tubuh dengan unik tersebut.
Melansir dari CNN, Selasa (10/10/2017), ada beberapa spekulasi tentang tradisi melumuri tubuh yang akhirnya membuat kulit wanita Himba menjadi merah. Mereka melakukan tradisi tersebut agar dapat melindungi kulit dari sinar matahari dan mengusir serangga. Namun, ada pula yang mengatakan mereka membuat tubuh menjadi merah seolah itu adalah make up tradisional yang mereka pakai setiap pagi saat mereka bangun. Sementara, pria Suku Himba tidak menerapkannya.