Mata Mulai Melihat Kabut Putih, Waspada Awal Gejala Katarak!

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Jum'at 06 Oktober 2017 19:30 WIB
Ilustrasi (Foto: Rtve)
Share :

"Itu terjadi karena tarikan secara alamiah mata membuka untuk memfokuskan mata pada subjek yang dilihat. Semakin tinggi minus, maka semakin kencang tarikan itu. Risiko retina robek pun semakin tinggi," terang dr. Rita pada Okezone saat diwawancarai di Rumah Makan Meradelima, Jakarta Selatan, Jumat (6/10/2017).

Dr. Rita melanjutkan, ada gejala yang bisa diidentifikasi bahwa mata Anda retinanya bermasalah bahkan robek. Antara lain adalah melihat kilat atau petir secara tiba-tiba padahal itu di dalam ruangan.

Selain itu, pandangan Anda pun terganggu karena adanya kabut yang menutupi mata padahal sebetulnya tidak ada kabut sama sekali di sekeliling Anda. "Kalau sudah muncul gejala itu, segera ke dokter mata untuk mendapat penanganan lebih lanjut. Risiko robeknya retina sangat tinggi kalau sudah melihat dua gejala itu," sambung dr. Rita.

Sementara itu, untuk menjaga kesehatan mata, dr. Rita sangat menganjurkan untuk semua orang pergi ke dokter mata setahun sekali. "Berbeda dengan dokter gigi yang wajib dikunjungi 2 kali dalam setahun, kalau dokter mata, sekali dalam setahun sudah cukup. Ini pemeriksaan dasar mata, ya," paparnya lantas tersenyum.

Ada beberapa hal yang biasanya diperiksa saat pemeriksaan dilakukan. Antara lain jarak pandang, tekanan bola mata, rasio CD, dan lapang pandang. Dari spesifikasi itu, ternyata ada standarnya masing-masing.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya