Lebih lanjut, ternyata Zhang telah bekerja jauh dari rumahnya dan mulai mengalami kesulitan bernapas sekitar sejak setengah tahun yang lalu. Dr Zhi Xiangping yang menangani kasus Zhang telah melakukan biopsi dan menemukan akumulasi nodul tulang dan kartilaginosa di tenggorokannya.
“Nodul tampak putih dan tampak seperti gigi kecil. Mereka begitu keras sehingga tidak bisa dilepas,” ucapnya, seperti yang dikutip dari Daily Mail, Selasa (3/10/2017).
Kasus serupa juga pernah ditemukan oleh seorang dokter Inggris bernama Samuel Wilks pada 1857. Sementara itu, penyakit yang dialami Zhang dan ditemukan oleh Dr Samuel Wilks tersebut belum diketahui penyebabnya sampai sekarang. Namun, ada sebuah laporan yang menyatakan penyakit tersebut berhubungan dengan kanker kulit.
Benjolan yang ada di dalam tenggorokan Zhang tidak berbahaya. Namun, nodul tulang tumbuh di sepanjang jalan napas Zhang yang sampai 10 milimeter dapat memicu batuk dan darah dalam lendir. Serta jika jumlahya meningkat, pasien akan sesak napas, karena jalan udara yang masuk ke dalam tubuh tertutup.
Dr Zhu menyatakan ada metode yang dapat menyembuhkan penyakit sementara, yaitu dengan terapi laser, stenting jalan napas atau penggunaan teknik ablasi jaringan lunak. Namun, beberapa metode tersebut hanya dapat meringankan gejalanya, tapi tidak menyembuhkan kondisinya sepenuhnya.
(Renny Sundayani)