"Kalau misalnya lupa kejadian beberapa tahun lalu yang sudah lampau itu bukan tanda Alzeimer, tetapi lupa hal yang baru dilakukan itu merupakan tanda Alzheimer. Misalnya, lupa sudah makan atau belum, kemudian baru kenalan lalu lupa namanya, lupa meletakkan benda, dan lupa hal-hal yang baru terjadi lainnya," kata dokter Yuda.
Lebih rinci ia menjelaskan gaya hidup seperti pola makan tidak teratur, kolesterol, stress, merokok, dan banyak memendam masalah dapat menjadi pemicu Alzheimer.
"Untuk itu disarankan agar menjaga pola makan teratur, mengecek kolesterol, mencegah obesitas, tidur cukup, jangan stress, dan bercerita. Kalau ada masalah jangan dipendam, serta berolahraga," ungkapnya.
Ia menambahkan curhat itu bagus untuk mengkomunikasikan segala persoalan. Kalau mau berolahraga lakukan dengan senang hati. Kalau anak muda lari itu bagus, dan untuk lansia disarankan berjalan kaki 30 menit setiap pagi.
(Dinno Baskoro)