Akhirnya, penelitian tersebut mencatat bahwa walaupun ada beberapa bukti bahwa meditasi dapat mengurangi risiko serangan jantung seseorang, dibutuhkan lebih banyak penelitian sebelum ada kesimpulan yang dapat dibuat.
Kajian tersebut menemukan bahwa secara keseluruhan, meditasi mungkin memiliki "kemungkinan keuntungan" untuk menurunkan risiko penyakit jantung. Namun, seperti yang diutarakan diutarakan Dr Glenn Levine, seorang profesor kedokteran di Universitas Baylor Kedokteran di Houston, diperlukan lebih banyak penelitian lain sampai akhirnya mendapatkan fakta konkrit bahwa meditasi bisa menjadi pencegah serangan jantung.
Levine melanjutkan, untuk sekarang ini, pola hidup yang sehat dengan tidak merokok, menjaga asupan makanan baik, dan berolahraga secara teratur menjadi cara yang dianggap cukup ampuh mencegah penyakit jantung. Tapi tidak ada salahnya untuk menjajal meditasi, karena menjaga ketenangan diri dan juga keseimbangan tubuh dan pikiran juga berdampak baik bagi kesehatan.
(Helmi Ade Saputra)