PEREMPUAN mana yang tidak ingin badannya ideal dan seksi. Salah satu siasatnya adalah dengan mengatur pola makan, membatasi jumlah makanan yang masuk ke dalam tubuh. Tapi ternyata, hal ini tidak berpengaruh bagi Chef Marinka.
Ditemui Okezone beberapa waktu lalu di Jakarta, chef seksi ini mengaku bukan tipe orang yang membatasi jumlah makanan. Bukan tidak perduli dengan kesehatannya, Marinka mengatakan pola makan seperti ini justru lebih cuek dan enjoy.
"Aku kan suka masak jadi otomatis suka makan. Dan sekarang memang enggak suka nge-rem makan. Kalo dulu sering ikut diet ini itu, sekarang bebasin aja," kata Chef Marinka.
BACA JUGA:
Tubuhnya yang cenderung mudah kurus dan mudah gemuk dikatakan sebagai kelebihan sekaligus kekurangan. Kelebihannya karena jika mengikuti program diet, banyak yang berhasil sementara jika makan banyak maka tubuhnya akan cepat kembali berisi.
"Makin lama makin malas ikut diet," katanya singkat diselingi tawa.
Meskipun mengaku makan semuanya, Chef Marinka tetap memilih momen dan jenis makanan yang dilahapnya. "Kalo lagi ada acara ya aku lebih lahap, lebih enggak jaga makan, bebasin aja," lanjut perempuan murah senyum ini.
Makan banyak ala Chef Marinka bukan makan yang seperti orang balas dendam seolah semua makanan mau dan bisa disantap. Marinka makan berbagai makanan dengan porsi secukupnya lalu diselingi dengan olahraga.
BACA JUGA:
"Makan apa aja hayo jalan tapi yang penting tetap sehat. Masih disempetin buat olahraga, tidur cukup minimal 8 jam, makannya juga yang bersih," lanjut Chef Marinka.
Menurut Chef Marinka, jika semuanya balance dilakukan maka bukan hanya tubuh ideal yang didapati tetapi juga jadi sehat, kulit lebih cerah, muka happy. "Aku jarang perawatan muka, paling cuma cuci muka, pakai krim muka. Jarang treatment," aku Chef Marinka yang memang berwajah mulus.
Tapi dari semua jenis makanan, ada makanan rahasia yang diakui membuat tubuhnya tetap bugar. Chef Marinka tak pernah melewatkan makan sayur dan buah. Dua bahan makanan ini bahkan selalu dihabiskannya lebih dulu sebelun menyantap makanan lainnya.
(Santi Andriani)