ANDA yang terbiasa telat makan atau malah melewatkannya dapat memicu bahaya bagi tubuh. Karena nutrisi harian yang didapatkan tubuh bisa tak tercukupi, sehingga dapat mengganggu metabolisme.
Para ahli menyarankan Anda agar makan 3-4 porsi besar setiap hari. Ini dilakukan untuk membantu tubuh Anda dapat nutrisi penting yang dibutuhkan. Di sisi lain, terbiasa terlambat makan dapat memecah jaringan otot. Akibatnya, Anda bisa mengalami penambahan berat badan dan sejumlah masalah lainnya
Studi menunjukkan, saat makan tubuh juga mengalami pembakaran kalori. Karena itu, jam makan tak boleh dilewatkan agar perut tidak lapar dan tetap nyaman.
Sekarang, Anda harus tahu dampaknya bila terlambat makan setiap hari. Simak ulasannya, dilansir Boldsky, Jumat (15/9/2017) berikut ini.
Diabetes
Melewatkan makanan menyebabkan sel hati berhenti bereaksi terhadap insulin, yakni hormon yang bertanggung jawab untuk memecah gula. Artinya, Anda berhenti memproduksi glukosa dan terus memompanya ke dalam darah. Lalu orang yang kelebihan glukosa bisa terakumulasi dalam darah yang menyebabkan diabetes tipe 2 dari waktu ke waktu.
Baca Juga:
Mood swing
Bila tubuh Anda tidak mendapatkan cukup nutrisi karena telat makan akan terjadi perubahan fungsi emosional Anda. Karena kadar gula darah yang berfluktuasi dalam tubuh, sehingga orang menjadi mudah tersinggung dan murung. Perubahan suasana hati ini juga menghambat fungsi otak.
Metabolisme rendah
Tingkat metabolisme tubuh menjadi rendah saat Anda lapar. Akibatnya, tubuh juga tidak membakar kalori ekstra, namun menyimpannya sebagai lemak. Dengan demikian, metabolisme yang rendah juga bisa menyebabkan penambahan berat badan loh.