Dampak pornografi menyebabkan kecanduan sehingga sulit berhenti. Perlu usaha berhenti, karena pornografi dapat merusak pikiran.
Pada 6 Mei 2017, Conan O'Brien, seorang pembawa acara televisi di Inggris sempat memancing kemarahan netizen, saat dia men-tweet tulisan, "Saya sedih karena anak muda tidak akan pernah merasakan keajaiban melihat pornografi di layar lebar."
Baca Juga:
Tweet tersebut menulai komentar banyak orang. Mereka meminta O'Brien tidak bersikap seperti itu. Sebab percaya atau tidak, pornografi adalah kebiasaan yang mengganggu.
Mengapa orang memandang pornografi seperti itu? Meskipun alasannya beragam, beberapa orang menyalahkan efek rasa ingin tahu, kebosanan, ketidakpuasan terhadap hubungan seksual mereka atau hanya untuk belajar lebih banyak tentang seks dari pronografi.
Masalahnya, pornografi adalah gambaran seks yang menyimpang, terputus-putus dan salah. Industri pornografi mendevaluasi hubungan seksual untuk menghasilkan uang.
Industri pornografi menginginkan pelanggannya menjadi pecandu. Sama seperti perusahaan alkohol, industri tembakau dan pengedar narkoba, mereka menghasilkan uang dengan menjual produk yang sulit dihentikan pemakaiannya. Bahkan ketika berhenti efek yang timbul malah sakit kepala, merasa mual atau mudah tersinggung.
Apakah pornografi lebih sulit dihentikan penggunaannya daripada narkoba?