Baca Juga:
Sementara itu, menurut dokter spesialis penyakit dalam, Dr. dr. Ari Fahrial Syam MMB, SpPD-KGEH, FACH, konsumsi plastik bisa membawa sejumlah masalah kesehatan. “Pada rinsipnya plastik adalah makanan yang tidak bisa dikonsumsi. Apabila makanan tersebut dikonsumsi maka ada dua hal yang bisa terganggu yaitu ginjal dan liver. Keduanya sama-sama bekerja untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh,” ungkap dr Ari saat ditemui dalam sebuah acara Senin (11/9/2017) di RSCM, Jakarta Pusat.
Menurut dr Ari, jika plastik yang ikut terkonsumsi dapat langsung keluar dari tubuh, masalahnya selesai. Namun yang perlu diwaspadai, plastik tersebut bisa ikut tercerna dalam proses pencernaan.
Komponen komponen plastik yang tercerna tersebut bisa terserap pula ke ginjal dan liver sehingga menngganggu proses kerjanya. Selain itu, plastik juga membawa masalah pada pencernaan seperti proses pencernaan menjadi terganggu.
Lalu, apabila plastik yang masuk ke tubuh terlalu banyak, bisa menyumbat saluran cerna yang membawa dampak perut kembung dan cepat merasa kenyang.
(Helmi Ade Saputra)