Di Perjalanan Pulang dari RS, Henny Silalahi Hanya Bisa Memeluk Erat Bayi Debora yang Sudah Tak Bernyawa

Dewi Kania, Jurnalis
Senin 11 September 2017 13:30 WIB
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Share :

BAYI Tiara Debora Simanjorang meninggal dunia akibat terlambat mendapatkan pertolongan pertama saat emergency di RS Mitra Keluarga Kalideres. Di balik kematiannya itu, bayi 4 bulan tersebut memiliki riwayat kelainan jantung sejak lahir.

Melalui rilis yang disebarkan oleh RS Mitra Keluarga Kalideres, ketika datang ke rumah sakit, bayi Debora memiliki berat badan 3,2 kg. Pekan lalu, tepatnya 3 September 2017 dini hari, putri pasangan Henny Silalahi dan Rudianto Simanjorang kondisinya tidak sadar, juga tubuhnya membiru.

Baca Juga:

Saat itu, napasnya berat dan banyak dahak, saturasi oksigen sangat rendah, nadi 60 kali per menit, suhu badan 39 derajat Celsius. Kemudian, dokter jaga mengambil tindakan life saving dengan cara penyedotan lendir, dengan memasang slang yang dimasukkan ke lambung.

Saat datang ke rumah sakit, orangtua memberi tahu riwayat kesehatan anaknya kepada dokter. Rupanya, pasien memiliki riwayat lahir prematur dan gangguan kelainan jantung bawaan.

Maka tak heran, saat datang ke rumah sakit, tubuh bayi mungil itu tampak membiru. Juga bibirnya putih pucat. Ini merupakan gejala yang terlihat bila bayi menderita kelainan jantung.

Kondisi bayi Debora saat itu juga memburuk. Dengan ditandai berat badannya sangat kurang dari tabel growth chart sesuai anak seusianya.

Baca Juga:

Seharusnya, di usia 4 bulan, bayi Debora memiliki berat badan minimal 4,5 kg. Tapi tidak dengan bayi mungil yang dipanggil Tuhan itu, hanya punya berat badan 3,2 kg. Kondisi ini juga menunjukkan bila bayi Debora lahir dalam kondisi prematur.

Subuh itu, dokter sebisa mungkin memberikan pertolongan pertama pada pasien Debora. Saat bayi Debora hendak dirujuk ke rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, nyawanya tak tertolong.

Bayi Debora meninggal dunia,Tuhan telah berkehendak! Saat itu juga, orangtuanya langsung membawa pulang jenazah Debora dengan cara yang tidak tepat.

Ibunya memeluk bayi Debora saat perjalanan pulang dengan sepeda motor. Hati seorang ibu jelas pilu dan teriris menghadapi kenyataan yang dihadapi putrinya yang merenggut nyawa. Selamat jalan bayi mungil Debora!

(Helmi Ade Saputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya