Orang Dewasa Anggap Pornografi Hal Biasa, Hati-Hati Anak Bisa Salah Paham tentang Seks!

Vessy Frizona, Jurnalis
Selasa 12 September 2017 05:40 WIB
Ilustrasi (Foto: Okezone)
Share :

Sementara informasi yang didapat dari Center Site menerangkan, ketika sistem penghargaan otak diaktifkan, ia melepaskan dopamin. Dopamin menciptakan sensasi menyenangkan dan menggairahkan. Jadi, seseorang cenderung mengulangi perilaku ini yang diperlukan untuk bertahan hidup.

Reaksi yang timbul hampir sama dengan obat-obatan terlarang dan zat adiktif lainnya, termasuk pornografi. Ketika otak terbiasa mengkonsulsi pornografi, dan mulai menuntut lebih banyak. Pengguna sering mencoba untuk mengimbangi dengan menghabiskan lebih banyak waktu untuk hal porno atau mencari lebih banyak materi hardcore untuk mendapatkan kembali kegembiraan yang mereka rasakan.

Baca Juga: Hanya 10 Menit si Kecil Bisa Pandai Bahasa Inggris, Mudah Kok Moms!

Memberi harapan yang tidak realistis

Bukan rahasia lagi bahwa industri pornografi hanya itu - sebuah industri. Untuk menghasilkan uang, mereka membuat segalanya terlihat sangat sempurna. Seperti yang dinyatakan oleh Fight The New Drug, "aktor porno profesional memiliki seluruh tim orang untuk membuat setiap detail terlihat sempurna, mulai dari mengarahkan dan membuat film bagus hingga memakai efek pencahayaan dan make-up.”

Pengeditan yang digunakan saat produksi membuat penonton memiliki harapan tak realistis tentang hubungan yang sebenarnya.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya