SEJAK pornografi tak lagi dianggap tabu dan umum diperbincangkan serta pertontonkan, sejak itu pornografi mulai dianggap sebagai norma. Efek sampingnya telah diabaikan, dan beberapa pasangan serta profesional bahkan berpendapat bahwa itu adalah bagian hubungan yang sehat.
Jika Anda termasuk orang yang menyukai pornografi dan suka mengaksesnya maka bersiaplah menerima dampak. Bukan hanya dampak terhadap diri sendiri, hubungan dengan pasangan, tetapi juga terhadap anak-anak. Berikut ini Familyshare, Selasa (12/9/2017), memaparkan dampak dari pornografi yang sudah dianggap biasa dalam kehidupan.
Baca Juga: Yakin Mau Akhiri Hubungan Cinta? Cek 4 Tanda yang Bisa Jadi Pertimbangan
Anak-anak mendapatkan pendidikan seks yang tidak sehat
Sayangnya, anak-anak dan remaja memiliki akses mudah untuk melihat pornografi saat ini. Sebuah studi menemukan bahwa sekira 94 persen anak-anak terpapar pornografi sebelum usia 14, dan 53 persen mengatakan bahwa mereka percaya apa yang mereka lihat merupakan penggambaran hubungan seksual yang sebenarnya.
Beberapa anak yang menjadi bagian dari penelitian tersebut bahkan mulai meniru apa yang telah mereka lihat di video pornografi. Seorang anak laki-laki dalam penelitian tersebut mengatakan, "salah satu teman saya sudah mulai ‘memanjakan’ wanita seperti yang dia lihat di video."