Untuk menjadikan kain tenun sebagai gorden, diperlukan kain tenun sepanjang dua meter, dengan ukuran jendela yang sama. Sebab, jendela berukuran 3-4 meter tidak akan cukup menutup jendela rumah, sebab rata-rata panjang kain tenun berukuran dua meter. Jika ingin lebih maka harus dipesan khusus.
Baca Juga: OKEZONE WEEK-END: Selain Batik, Indonesia Punya Kain Tenun yang Patut Jadi Kebanggaan
Melansir dari berbagai sumber, kain tenun Sumba memiliki mitos yang menjadi kepercayaan warga sekitar. Kain tenun ini memiliki ketahanan luar biasa. Bahkan kain tenun yang dibuat dengan benang hasil dari tumbuhan yang ada di alam, seperti akar dan daun, konon katanya dapat bertahan hingga 30 tahun. Selain itu kain tenun dianggap bisa menjadi pengusir roh jahat, menghindari keluarga dari gangguan alam, dan hal buruk lainnya.
Kain tenun Sumba terdiri dari dua jenis, yaitu Hinggi dan Lau. Hinggi biasanya digunakan oleh pria dewasa untuk upacara adat, sedangkan Lau dipergunakan oleh wanita. Untuk corak dan motif yang khas adalah motif fauna, seperti burung atau udang. Ada pula corak sulam dengan aneka warna.
(Vien Dimyati)