OKEZONE WEEK-END: Pemanfaatan Keranjang Daun Koli, Pintal Tangan Sampai Kulit Siput, Cara-Cara Pembuatan Benang Tradisional

Pradita Ananda, Jurnalis
Sabtu 09 September 2017 14:00 WIB
Ilustrasi pembuatan benang (Foto: Istimewa)
Share :

DALAM berkehidupan, kebutuhan sandang alias pakaian merupakan salah satu kebutuhan utama manusia selain pangan dan papan. Seiring dengan perkembangan waktu, bisa dibilang kini seolah-olah fungsi dari pakaian untuk manusia bukanlah hanya sebagai untuk menutupi tubuh saja, namun kini juga sebagai penanda status sosial seiring dengan pengaruh akan tren dunia fesyen.

Bicara soal pakaian, seperti dihimpun dari berbagai sumber disebutkan bahwasanya secara umum industri tekstil Indonesia sendiri hadir dengan daya saing yang cukup baik di pasar global, karena Indonesia punya industri yang terintegrasi mulai dari hulu sampai hilir, yakni dari produk benang (pemintalan), pertenunan, rajutan, dan produk akhir.

BACA JUGA:

Disebutkan lebih lanjut, industri pemintalan Indonesia adalah industri yang besar di kawasan Asia dan Oceania. Industri produk benang ini, termasuk sebagai industri intermediate dari industri tekstil, yang di mana memproses bahan baku berupa kapas, rayon fiber, acrylic dan polyester staple fiber menjadi benang, industri yang juga disebut sebagai industri spinning menghasilkan output berupa benang yang berbeda-beda jenisnya berdasarkan bahan bakunya. Output berupa benang dikonsumsi oleh industri weaving untuk ditenun menjadi kain (facbric) dan ada juga yang dikonsumsi oleh industri knitting untuk dirajut menjadi kain rajut.

Nah, jika soal macam cara pembuatan benang ini sendiri, benang tidak hanya bisa dihasilkan dengan alat mesin berteknologi canggih misalnya seperti dengan mesin carding hingga mesin mach conner. Benang juga disebutkan dapat dibuat dengan metode konvensional yang tradisional, misalnya dengan cara memanfaatkan kayu.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya