OKEZONE WEEK-END: Mengenal Kampua, Mata Uang Masyarakat Buton Abad ke-14 yang Terbuat dari Kain Tenun

Annisa Aprilia, Jurnalis
Sabtu 09 September 2017 05:30 WIB
Uang Kampua (Foto: adrian10fajriblog)
Share :

KAIN tradisional merupakan salah satu warisan yang diturunkan oleh nenek moyang di Indonesia. Daerah yang ada di Indonesia banyak yang memiliki kain tradisional khas dan termasuk dalam karya seni. Dinamakan kain tradisional karena proses pembuatannya pun dilakukan dengan cara yang tradisional dan alat-alat yang digunakan juga tradisional.

Baca Juga: Ya Ampun, Wanita Aljazair Rela Menahan Sakit karena Tato di Wajah demi Dipuji Cantik

Proses pembuatan yang tidak mudah dan memakan waktu yang cukup lama membuat kain tradisional dari sejumlah daerah bernilai ekonomi tinggi. Di Indonesia, hampir setiap daerahnya memiliki kain tradisional, sehingga corak, motif dan metode pewarnaan pun berbeda satu dengan yang lainnya. Pembuatan kain tradisional yang masih dilakukan tidak hanya sebagai upaya pemenuhan kebutuhan akan sandang, tapi juga pelestarian kebudayaan daerah yang harus dipertahankan.

Namun, di Provinsi Sulawesi Tenggara, kain tradisional tidak hanya digunakan sebagai pemenuhan sandang dan kain khas daerah. Lebih dari itu, uniknya kain tenun tersebut juga dijadikan sebagai mata uang. Daerah yang menggunakan kain tenun sebagai mata uangnya ialah Buton. Mata uang yang terbuat dari kain tenun tersebut bernama Uang Kampua dan pernah ikut dalam acara pameran kain tradisional di Museum Nasional Jakarta yang bertajuk “Seribu Nuansa Satu Indonesia”.

Baca Juga: Berniat Beli Rumah dengan Fasilitas Bandara? Syaratnya Harus Punya Hobi Ini

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya