9 Tanda Awal Wanita Mulai Menopause, Sudahkah Anda Mengalaminya?

Dewi Kania, Jurnalis
Rabu 06 September 2017 05:00 WIB
Ilustrasi (Foto: Medicalnewstoday)
Share :

SEIRING bertambah usia, wanita mengalami menopause. Tapi usahakan jangan mengalaminya sebelum usia wajarnya yakni di bawah 50 tahun ya!

Saat mengalami masa-masa menopause, tubuh wanita banyak mengalami perubahan. Mulai dari area organ intim hingga kekencangan kulit.

Gejala dan tandanya sudah dapat Anda kenali sejak dini. Sebagian hubungan perubahannya bisa dialami saat pra-menopause.

Ada yang mulai dengan gejala menyenangkan atau juga yang menyakitkan. Simak 9 tanda awal ketika wanita mulai menopause. Berikut ulasannya, dilansir Healthline, Rabu (6/9/2017).

Penurunan produksi estrogen

Hormon estrogen sangat berperan penting bagi kesehatan wanita. Tapi sayangnya saat menopause mulai muncul, Anda dapat mengalami penurunan produksi hormon. Efeknya sangat bervariasi, mulai dari gairah seks menurun hingga mood swing meningkat.

Padahal estrogen mengatur siklus menstruasi dan mempengaruhi bagian tubuh mulai sistem reproduksi, saluran kemih, jantung, pembuluh darah, tulang, payudara, kulit, rambut, membran mukosa, otot panggul, hingga otak.

BACA JUGA:

Perubahan siklus haid

Masa siklus menopause saat mendekati usia 50 tahun mungkin tidak teratur seperti saat masa muda. Ya, hal ini dipengaruhi oleh siklus menstruasi tidak teratur. Anda mungkin bisa mengalami waktu yang maju atau mundur setiap bulan menstruasi.

Panas dingin

Banyak wanita mengeluhkan tubuh panas dingin saat menopause. Gejala ini penting diperhatikan karena membuat Anda tak nyaman. Biasanya tandanya dimulai dari leher terasa panas. Lalu bagian wajah juga sering berkeringat, meski cuaca tidak panas.

Nah, intensitasnya berkisar sering atau biasa saja. Umumnya, terjadi pada waktu 30 detik hingga 10 menit saat bangun tidur. Biasanya hal ini terjadi saat dua tahun menstruasi terakhir sebelum menopause muncul.

Kekeringan Miss V

Anda juga tak memiliki pelumas alami saat berhubungan seks. Akibatnya, Miss V menjadi kering dan nyeri sekali saat bersenggama. Hal ini disebabkan karena berkurangnya produksi estrogen. Lansia sangat sering mengalaminya, apalagi memasuki masa menopause.

Misa V sering gatal

Karena Miss V kekeringan, akibatnya Anda mengalami rasa gatal ekstrem. Rasanya gatal menyengat dan rasa terbakar. Ini terjadi setelah Anda buang air kecil. Maka jangan abaikan dan konsultasi dengan dokter segera saat mengalami hal ini.

Insomnia

Insomnia atau masalah tidur juga rentan dialami wanita yang memasuki usia menopause. Dia sering terbangun di malam hari atau malah bangun terlalu cepat di waktu pagi. Perasaan cemas kerap memicu insomnia pada saat wanita memasuki masa menopause.

Langkah sederhana untuk memperbaiki jam tidur yakni salah satunya dengan menghindari makanan dan minuman yang menyulitkan waktu tidur seperti coklat, kafein, atau alkohol.

Sering buang air kecil

Sering buang air kecil atau inkontinensia juga kerap dialami oleh wanita di masa pra-menopause. Anda mungkin telah mengalami kehilangan elastisitas jaringan uretra dan otot pelvis.

Untuk melawannya, coba sering-seringlah menghidrasi tubuh Anda. Lalu, hindari minuman beralkohol dan lakukan senam kegel agar otot Miss V tetap kencang.

BACA JUGA:

Infeksi saluran kemih

Selama menopause, beberapa wanita mungkin mengalami lebih banyak infeksi saluran kemih (ISK). Hal ini terjadi karena penurunan kadar estrogen dan perubahan saluran kemih, sehingga membuat Anda lebih rentan terhadap infeksi.

Jika Anda merasakan dorongan terus-menerus ingin buang air kecil dan sensasinya seperti terbakar, konsultasi dengan dokter segera agar tak memicu dampak lainnya.

Menurunnya gairah seks

Jangan sampai Anda mengalami penurunan libido saat hendak memasuki masa menopause. Hal ini dapat dicegah dengan diri sendiri. Masalahnya, Anda bisa mengecewakan si dia ketika diajak bersenggama. Anda jadi tak bersemangat untuk menikmati momen itu.

(Renny Sundayani)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya