Kasus Hepatitis Masih Tinggi di Indonesia, Ketahui Gejala, Penularan dan Mitosnya!

Helmi Ade Saputra, Jurnalis
Kamis 31 Agustus 2017 10:42 WIB
Ilustrasi (Foto: Medicalnewstoday)
Share :

Perbedaan hepatitis B dan C

Hampir 80 persen dari hepatitis B dan C hadir tanpa ada gejala. Hanya sekira 20 persen dari pasien menimbulkan gejala.

Masa inkubasi atau penularan penderita hepatitis terjadi dalam 6 bulan. Pada masa inkubasi tersebut, 20 persen penderita ditemukan gejala yang menunjukkan diagnosis hepatitis. Biasanya penderita hepatitis B dan C akan timbul gejala, seperti lemah, letih, panas, mual, muntah, tidak ada nafsu makan, sakit kepala.

(Baca Juga: Sedang Sakit Kuning, Jangan Konsumsi Makanan Pedas jika Ingin Cepat Sembuh)

Sedangkan pada kondisi yang akut, adanya perubahan kulit dan mata yang berwarna kuning, feses berwarna pucat, serta penurunan berat badan. Apabila kondisi berlanjut, penderita akan mengalami gejala awal sirosis atau pengkerutan hati dan komplikasi kanker hati.

Untuk penularan, hepatitis B ditularkan melalui darah dan cairan tubuh lain yang telah terinfeksi. Karena itu, virus hepatitis B dapat ditularkan dari ibu yang terinfeksi kepada bayinya saat dilahirkan. Atau dari melakukan hubungan seks dengan seseorang yang tertularkan.

Sedangkan, untuk hepatitis C sebagian besar ditularkan melalui darah yang terinfeksi. Misalnya, transfusi darah atau penggunaan jarum suntik yang tidak steril. Serta kebiasaan berbagi barang-barang pribadi, seperti sikat gigi, gunting kuku, pisau cukur, dan alat manikur dan pedikur di salon kecantikan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya