AWAS! Bahan Kimia di Sofa dan Jok Mobil Bisa Memicu Wanita Sulit Hamil

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Senin 28 Agustus 2017 00:10 WIB
Ilustrasi (Foto: Dailymail)
Share :

Kesimpulannya pun cukup menghebohkan. Dari 211 perempuan yang sedang menjalani program bayi tabung, mendapatkan wejangan untuk mulai menjauhi alat-alat berisiko tersebut. salah seorang periset Dr. Courtney Carignan menjelaskan, temuan itu menunjukan bahwa paparan bahan kima mungkin merupakan salah satu dari banyak faktor risiko untuk keberhasilan program kehamilan.

’’Fakta ini juga menambah bukti bahwa perlunya mengurangi penggunaan bahan kimia ini dan mengidentifikasi alternatif yang lebih aman,’’ paparnya seperti dikutip dari Daily Mail, Senin (28/8/2017). Selain di sofa, ternyata bahan kimia yang mengakibatkan kemandulan juga banyak ditemukan di lantai PVC, tirai shower, pun obat kumur.

(Baca Juga: Identik dengan Ritual Mistis, Ternyata Mandi Kembang Punya 6 Manfaat Ini Lho)

Sementara itu, kembali ke riset yang dilakukan, dari perempuan yang diteliti, mereka yang terpapar bahan kimia ini 31 persen berisiko mandul. Bahan kimia ini juga menggangu hormon tiroid dan skes manusia. Seperti yang dijelaskan Richard Anderson, profesor ilmu reproduksi klinis di University of Edinburgh, penelitian ini coba mengungkapkan bahayanya bahan kimia yang biasa ditambahkan ke perabotan yang berbusa. Dengan penelitian lanjutan, tentunya itu akan memaksimalkan hasil yang sudah ada ini. ’’Yang jelas, bahan kimia ini cukup berdampak ke kesuburan perempuan,’’ tegasnya.

Kemudian, studi lain yang memperkuat data ini datang dari Amerika Serikat. Studi itu diterbitkan dalam jurnal Environmental Health Perspectives. Hasil penelitiannya menemukan bahwa kebanyakan perempuan di Inggris terpapar bahan kimia itu. Pasangan yang sedang menjalani IVF dan mencoba untuk meningkatkan peluang keberhasilan, harus bisa mengurangi papar bahan kimia berbahaya ini secara langsung.

(Helmi Ade Saputra)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya