Kemudian, jika mengacu pada keterangan Badan Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) Litbang Kementerian Pertanian, ada beberapa penyebab munculnya kopi lanang, antara lain:
1. Tidak optimalnya penyerbukan putik bunga akibat serangga atau angin
2. Umur pohon kopi sudah di atas 10 tahun, yang mana itu menyebabkan penurunan kemampuan penyerbukan secara alami
3. Kelainan genetika, meski begitu, dapat dipastikan bahwa kopi lanang merupakan kopi hasil alami. Tidak menggunakan rekayasa apapun. Jadi, kopi lanang adalah kekayaan alami Indonesia yang tentunya bisa dibanggakan pun dibandingkan dengan kopi lainnya, termasuk kopi dari luar negeri.
(Helmi Ade Saputra)