KOPI mengandung kafein yang merupakan stimulan penyebab kecanduan. Pada anak-usia tertentu tidak disarankan untuk minum kopi terlalu banyak karena berdampak pada kesehatannya.
Di Kanada anak hanya boleh minum kopi dengan batas maksimum 45 mg per hari. Bila terlalu banyak, anak-anak dapat mengalami gelisah, sulit konsentrasi, sakit kepala, sakit perut, hingga memicu insomnia di malam hari.
Pada anak yang usianya lebih kecil, terlalu banyak minum kopi dapat menyebabkan diare. Terlalu banyak minum kopi juga dapat memicu gangguan penyerapan kalsium.
Sehingga, anak dapat mengalami gangguan tumbuh kembang, terutama bagian tulang dan gigi mudah berlubang. Sebagai orangtua, jangan terlalu sering memberikan minuman berkafein ini kepada si kecil karena menyebabkan banyak gejala.
Bahkan, di Negeri Paman Sam, memberikan kopi kepada anak menjadi satu hal yang tabu. Efek samping kopi berdampak negatif, terutama bagi anak.
Dilansir Livestrong, Sabtu (26/8/2017), berikut adalah beberapa efek samping yang terjadi bila anak terlalu banyak minum kopi. Simak dulu ya, sebelum salah memberikan minuman in kepada si kecil.
Insomnia
Anak-anak usia 5-12 tahun setidaknya membutuhkan waktu tidur sekira 11 jam per hari. Anak remaja membutuhkan tidur sekira 9-10 jam. Mereka juga harus bangun pagi untuk pergi ke sekolah. Sementara jika anak-anak minum kopi dengan stimulan, dapat menyebabkan mereka mengalami gangguan tidur atau insomia di malam hari.
Kerusakan gigi
Minum kopi pada anak dapat menyebabkan kerusakan gigi. Karena sifat kopi sangat asam yang dapat menyebabkan penurunan enamel gigi. Sementara itu, anak-anak lebih rentan mengalami kerusakan gigi dibandingkan orang dewasa. Sehingga, gigi anak rentan berlubang bila terlalu sering minum kopi.
Menghilangkan nafsu makan
Anak-anak yang sering minum kopi juga dapat menyebabkan anak hilang nafsu makan. Padahal anak-anak sangat membutuhkan asupan protein, kalsium, karbohidrat, lemak baik dan serat setiap hari. Anda tidak boleh memberikan terlalu banyak. Itu karena kandungan kafeinnya yang dapat mengganggu sistem pencernaan dan nafsu makan yang membuat anak lebih kurus.
Meningkatkan produksi urin
Minum kopi juga membuat anak-anak lebih sering buang air kecil. Akibatnya, hal ini juga memicu gangguan penyerapan kalsium. Anak jadi mudah mengalami pengeroposan tulang, karena mereka harus kehilangan kalsium saat buang air kecil.
Hiperaktif
Kopi dapat menciptakan sejumlah masalah perilaku pada anak-anak, termasuk hiperaktif, gelisah dan ketidakmampuan untuk berkonsentrasi. Ini karena kafein dalam kopi merupakan stimulan yang meningkatkan energi dan kewaspadaan. Bila anak-anak minum kopi saat jam sekolah dapat mengakibatkan gangguan belajar dan dampak lain yang tidak baik.
(Helmi Ade Saputra)