SUMATERA Selatan (Sumsel) mempunyai berbagai macam potensi alam yang dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menjadi sumber mata pencarian. Pagaralam misalnya, kota ini merupakan satu-satunya kota yang terdapat pengunungan di Sumsel yang bernama gunung Dempo.
Disekitar gunung Dempo, selain berkebun teh, petani juga memanfaatkan lahan sekitar kaki gunung Dempo dan perbukitannya untuk bertani kopi. Rata-rata masyarakat kota Pagaralam menggantungkan hidup dari berkebun dan bercocok tanam.
Maka tak heran jika kopi Pagaralam sudah terkenal akan kenikmatannya. Apalagi aromanya khas dan lebih lembut saat diminum. Bagi penggemar kopi, kenikmatan dan rasanya pasti tak akan terlupakan.
Salah satu sentra kopi terkenal Pagaralam terletak Di kaki Gunung Dempo, sejauh mata memandang, hamparan kebun kopi terlihat menghiasi lereng dan lembahnya. Para petani penggarap kopi melakukan aktivitas memelihara tanaman yang menjadi pencarian hidup mereka.
Biasanya setelah biji kopi dipetik, cangkangnya kemudian dikupas dan langsung diproses untuk menghasilkan kopi yang unggul. Masyarakat Pagaralam biasanya akan menjemur biji kopi di halaman rumah mereka, jadi jangan heran apabila ke Kota Pagaralam kalian selalu menemukan biji kopi yang dijemur di halaman rumah warga.
Di tangan pengusaha, kopi yang sudah dibeli langsung dari petani kemudian dicuci sampai bersih untuk kemudian masuk ke dalam proses penggorengan. Setelah dimasak, kopi kemudian ditampi dan dipilih-pilih dan dibersihkan. Melewati proses penggorengan, biji kopi lalu digiling dengan menggunakan alat penggiling manual. Biji kopi yang sudah digiling kemudian dimasukkan ke dalam kemasan untuk dijual.
Ketika asap dari pembakaran sudah mulai mengepul, itu tandanya biji kopi telah masak. Hal yang harus dilakukan adalah dengan mengecilkan api dengan menyisakan baranya saja. Hasil penggilingan kopi akan menghasilkan kopi robusta unggulan di Indonesia.
Kenikmatan kopi ini membuat wisatawan yang berkunjung ke Kota Pagaralam menjadikannya sebagai oleh-oleh khas Pagaralam. Baik itu wisatawan lokal maupun wisatawan luar.